SURABAYA, (suara-publik.com) – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Tristiantoro Adi Wibowo, berharap pergantian Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan keamanan di lingkungan rutan.
Hal itu disampaikan Tristiantoro menyusul rotasi jabatan yang menempatkan Andra Vano sebagai Kasat Pengamanan Rutan yang baru menggantikan pejabat sebelumnya.
Menurut Tristiantoro, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Ia berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan situasi yang ada di Surabaya.
“Mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi. Harapannya, pejabat yang baru bisa segera menyesuaikan dengan lingkungan dan situasi di Surabaya. Apa yang sudah ditinggalkan dan berjalan baik dapat terus dilanjutkan, sedangkan yang masih kurang akan kita perbaiki bersama-sama,” ujarnya.
Ia juga optimistis kehadiran Andra Vano akan membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas pengamanan di Rutan Medaeng.
“Pasti nanti Kasat Pengamanan yang baru memiliki trik dan tips tersendiri dalam melaksanakan tugas. Dengan semangat baru, mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi positif bagi Rutan Surabaya,” tambahnya.
Sementara itu, Andra Vano menegaskan komitmennya untuk mempertahankan berbagai capaian positif yang telah diraih Rutan Medaeng, sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan dan keamanan.
Menurutnya, salah satu prioritas utama adalah memperketat pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke dalam rutan guna mencegah terjadinya pelanggaran keamanan.
“Yang sudah baik akan kita pertahankan bahkan kita tingkatkan. Terutama dalam pengawasan keamanan, barang-barang yang masuk akan kita perketat. Jangan sampai ada barang terlarang yang masuk. Pelaksanaan tugas akan tetap mengacu pada SOP dan arahan pimpinan,” kata Andra.
Ia menambahkan, keberhasilan Rutan Medaeng dalam menekan berbagai pelanggaran, termasuk praktik penipuan berbasis komunikasi digital atau love scamming, harus terus dipertahankan.
“Predikat yang sudah diterima dalam pengawasan keamanan harus kita jaga. Terutama terkait pencegahan love scamming. Salah satu pemicunya adalah masuknya telepon genggam ke dalam rutan. Karena itu, pengawasan terhadap barang-barang terlarang harus semakin diperketat,” tegasnya.
Dengan pergantian kepemimpinan di bidang pengamanan tersebut, Rutan Medaeng berharap upaya menjaga keamanan dan ketertiban dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai capaian positif yang telah diraih selama ini dapat dipertahankan. (vin)
Editor : Redaksi