GRESIK, (suara-publik.com) — Pemerintah Kabupaten Gresik meresmikan pembangunan Jembatan Cabean yang berada di Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa (29/9/2026).
Jembatan tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan Kecamatan Ujungpangkah dengan Kecamatan Panceng. Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan tergolong sempit dan mengalami kerusakan akibat terus-menerus diterjang abrasi dan kikisan gelombang air laut. Letaknya yang berada di kawasan tepi pantai membuat jembatan tersebut rentan mengalami kerusakan.
Persoalan kondisi Jembatan Cabean sebelumnya mendapat perhatian dari Sofwan Hadi, yang saat itu menjabat Camat Ujungpangkah. Kini, Sofwan telah dilantik sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Gresik.
Sofwan mengatakan, kondisi jembatan yang rusak telah disampaikan kepada Bupati Gresik untuk mendapatkan penanganan. Dalam proses tersebut, PT Urela Shipyard menyatakan kesediaannya membantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Jembatan Cabean ini kondisinya memang rusak parah. Kami sudah menyampaikan dan berkoordinasi dengan Bupati Gresik. Kemudian ada PT Urela Shipyard yang bersedia membantu melalui CSR,” ujar Sofwan.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
Sofwan Hadi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kawasan jembatan sebagai tempat membuang sampah.
“Jembatan ini sudah dibangun dan diperbaiki untuk kepentingan masyarakat. Mari kita jaga dan rawat bersama. Jangan membuang sampah sembarangan di sekitar jembatan,” pesannya.
Sementara, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sangat mengapresiasi PT Urela Shipyard yang telah mengambil bagian dalam pembangunan Jembatan Cabean. Dukungan tersebut diberikan setelah melihat kondisi jembatan yang mengalami kerusakan akibat abrasi.
“Jembatan ini rusak karena abrasi air laut sehingga mengganggu aktivitas warga. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat. Ini merupakan CSR dari PT Urela Shipyard. Ini membuktikan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik,” ujar Fandi Akhmad Yani.
Pembangunan Jembatan Cabean diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp700 juta. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh PT Urela Shipyard melalui mekanisme CSR, sedangkan dukungan pengaspalan berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik.
Pihak PT Urela Shipyard sebelumnya menyampaikan keprihatinan melihat kondisi jembatan yang rusak cukup parah. Atas dasar kepedulian terhadap masyarakat, perusahaan kemudian berinisiatif mengambil bagian dalam pembangunan agar akses tersebut kembali dapat dimanfaatkan secara optimal.
Peresmian Jembatan Cabean turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dr. Hj. Shinta Puspitasari selaku istri Wakil Bupati Gresik, Sofwan Hadi yang kini menjabat Sekretaris Diskopindag Kabupaten Gresik, jajaran DPUTR Kabupaten Gresik termasuk Dhiyanita Tri Astutik, jajaran PT Urela Shipyard, Forkopimcam Ujungpangkah, Danramil Ujungpangkah, Kapolsek Ujungpangkah, serta pengurus MWCNU Kecamatan Ujungpangkah.
Usai prosesi peresmian, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah pihak melakukan penanaman pohon di tepi jalan di sekitar Jembatan Cabean. Penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan di kawasan sekitar jembatan.
Peresmian berlangsung dalam suasana kebersamaan. Momentum tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun Sofwan Hadi. Sejumlah tamu undangan memberikan kejutan dan hadiah dalam suasana penuh keakraban.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, Jembatan Cabean diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarkecamatan, tetapi juga menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat di wilayah Ujungpangkah dan Panceng. (74ck/Mar)
Editor : Redaksi