SURABAYA - SUARA PUBLIK. Para pelaku kejahatan dikota Surabaya semakin mengila tidak mengenal waktu dan korbannya. seperti halnya malam tadi seorang pelaku jambret bernama Ropiin (34) asal Simo. Babak belur setelah tertangkap warga dan dihajar masa usai menjambret Tas milik korban Ny. Ayu (46) warga Simo Rejo Timur Gg. 2 no 54 Surabaya.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 21:00 wib saat pelaku mengendarai Honda Beat dengan nopol L-3863-PO. Bersama kedua temannya yang masih dalam pengejaran (DPO) melintas di Jalan Simo. Melihat korban Ny. Ayu mengendarai sepoda motor yang berboncengan dengan anaknya. Pelaku langsung memepet korban dan langsung menarik tas korban yang diselempangkan disamping.
Secara spontan korban langsung berteriak ” Maling “, teriakan ibu dan anak tersebut mengundang perhatian orang disekitar lokasi. Akhirnya korban bersama orang disekitarnya langsung mengejar pelaku.
Tidak disangka pelaku kabur ke daerah jalan Raya Tidar, warga yang geram dengan ulah para pelaku jalanan. Yang belakangan ini meresahkan, akhirnya beramai-ramai menghadang tersangka. Merasa terjepit, tersangka akhirnya meninggalkan sepeda motornya. Warga yang geram akhirnya membakar sepeda motor tersangka.
Satu pelaku lari kearah pemukiman padat penduduk di jalan Petemon Sidomulyo Gg-1. Akhirnya berhasil ditangkap warga, karena jengkel dengan kekejaman jambret. Warga dengan penuh amarah menghakimi pelaku hingga babak-belur. Sedangkan kedua temannya berhasil meloloskan diri. Kini sedang dikejar aparat Kepolisian.
Untungnya sekitar setengah jam kemudian petugas polisi dari sektor Polsek Sawahan yang sedang piket langsung mengamankan pelaku. Bila terlambat, mungkin bisa mati dihajar massa yang sangat geram dengan ulah penjahat jalanan, papar Anto.
” Pelaku yang mengalami luka parah kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan selanjutnya nanti kita amankan ke polsek Sawahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungakap Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto.(TOM)
Editor : Pak RW