SURABAYA - SUARA PUBLIK. Puluhan personil dari Sat Shabara,
Unit Tipiring di bantu dengan Anggota Satpol PP Surabaya, sabtu (03/09/2016)
malam. Kembali menggelar razia rumah hiburan umum (RHU). Setelah mengobok obok
karaoke Keluarga MX dan Nav Express di jalan Wiyung karangpilang jum'at
(27/08/2016) malam lalu dan berhasil mengamankan ratusan botol miras. Kali ini,
mereka menyasar Cafe yang berada di wilayah jalan Kenjeran Surabaya.
Kendati kondisi cuaca gerimis , namun petugas tetap melakukan pemeriksaan ke
dalam cafe yang ada disana. Setelah memeriksa identitas dan sejumlah pengunjung,
petugas langsung meminta management kedua karaoke untuk membuka tempat (gudang)
penyimpanan miras yang biasa dijual kepada para pengunjung.
Hasilnya, puluhan botol miras berbagai jenis merk, berhasil disita oleh anggota
Unit Tipiring Polrestabes Surabaya saat itu.
Adapun miras yang disita dari Cafe Scorpio jalan Kenjeran anggota gabungan yang
terediri ratusan personil berhasil menyita 40 botol miras.
Selanjutnya tim gabungan yang dipimpin langsung oleh kanit Sabhara Tipiring
Polrestabes Surabaya Ipda Sutrisno bergerak menuju Cofee & Bar Konig
di jalan Kertajaya Indah Tengah blok.G-4 no.11-A Surabaya. Di Cofee &
Bar Konig yang berlantai dua ini tim gabungan berhasil mengamankan
puluhan miras golongan A berbagai merk yang mengandung Alkohol 4,5 % antara
lain Erdinger ,Albens , dan Corona.
Setelah meminta keterangan dari menagement dan meminta tanda tangan sebagai
tanda disitanya barang, miras-miras tersebut akhirnya dibawa ke Mapolrestabes
untuk diamankan sebagai barang bukti (BB) pelanggaran.
Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Anton Harijadi menjelaskan, kami
sengaja menyita miras di kedua cafe ini karena keduanya sudah melanggar izin
Siup MB (surat izin usaha minuman beralkohol) dari dinas perdagangan tidak
ada."Terang Anton.
Kasat Sabhara Anton Harijadi juga menyebutkan, razia serupa akan dilakukan
secara rutin dan untuk sasaran dan waktu razia, pihaknya mengaku akan
merahasiakan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar giat razia tidak
sampai bocor."Pungkasnya. (TOM).
Editor : Pak RW