SURABAYA - SUARA PUBLIK. Sekitar 31 orang sopir angkutan
kota (angkot) di terminal Joyoboyo Surabaya sontak kaget melihat petugas
gabungan Unit Satlantas Porestabes Surabaya. Bersama dengan Dishub dan Jasa
Raharja mengajak mereka untuk ikut ke pos lantas di dekat terminal guna
mengikuti giat tes urine, Kamis (8/9/2016).
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara menjelaskan, kegiatan
semacam ini dilakukan dalam upaya antisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas
di jalan akibat pengaruh narkotika.
"Mengingat sebentar lagi akan mendekati libur panjang Hari Raya Idul Adha,
maka kami melakukan pengecekan kepada para sopir angkot. Ini adalah upaya
antisipasi untuk menekan angka kecelakan di jalan akibat pengaruh
narkoba," ujar Kasat Lantas Polrestabes Surabaya ini.
Dalam giat yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini, petugas masih belum
menemukan sopir yang teridentifikasi mengkonsumsi narkoba.
"Sejauh ini masih belum ada sopir yang positif mengkonsumsi narkoba, namun
kami masih menunggu perkembangan, jika memang ada yang positif, akan kami
serahkan kepada Satreskrim guna di proses lebih lanjut," imbuh Adewira
Salah seorang sopir angkot Bonikan (49) warga Menganti, Gresik ini mengaku
kaget awalnya ketika mendapati petugas meminta dia untuk menuju pos lantas. Namun
setelah tau akan di tes urine, dia mengaku tidak takut karena memang tidak
mengkonsumsi narkoba.
"Tadi kaget, tiba-tiba diajak ke pos, setelah tau tes urine, saya gak
takut mas, tadi juga di tensi, trus dikasih obat antibiotik sama obat
flu," kata sopir len GM ini.(TOM)
Editor : Pak RW