Dinas Pariwisata Bondowoso Gagas Pembentukan Wisata Religius.

suara-publik.com

Bodowoso, Suara Publik

            Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono, menggagas pembentukan dan pengembangan wisata religi.Gagasan tersebut akan direalisasikan pada tahun 2017 mendatang.

Menurutnya, sebagai fasilitas dalam pembentukan wisata religius tersebut  untuk penunjang konsep pengembangan wisata lainnya, sehingga tidak sekedar menjadi peradaban untuk pembangunan manusia.

“Tujuannya adalah peningkatan iman dan taqwa, tetapi menjadi salah satu destinasi wisata di Bondowoso," kata harry patriantono.

Ia mengungkapkan, yang menjadi obyek wisata nantinya adalah masjid istiqlal dan makam kironggo, sehingga kedepan berbagai sarana pendukung demi kenyamanan para pengunjung baik yang melaksanakan ibadah dan beristirahat sejenak.

"Penyediakan sarana pendukung untuk kenyamanan pengunjung berupa ketersediaan air yang memadai dan dapat digunakan untuk mandi dan sebagainya, juga tersedia kamar mandi dan jamban yang permanen," katanya.

Dinas Pariwisata, secara kelembagaan berencana menjadikan Masjid istiqlal  sebagai pusat kajian dan pengembangan Islam, yang melibatkan pakar-pakar Islam berbagai bidang hadits, alqur'an, tafsir, filsafat dan sebagainya.

Tidak hanya itu, Dinas Pariwisata juga akan melibatkan instansi lain yang akan mendukung dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai di bidang agama Islam, dengan maksud untuk mendidik dan mengembangkan pengetahuan generasi muda di bidang keagamaan.

"Harapan kita nantinya masjid attaqwa akan dijadikan tempat pusat kajian dan pengembangan Islam serta pusat pembelajaran dan pembentukan pengetahuan tentang Islam bagi generasi muda di Kabupaten Bondowoso, yang sekaligus akan diresmikan oleh Bupati,”ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pemerhati wisata di Bondowoso sangat mendukung gagasan yang dilontarkan oleh Dinas Pariwisata. Sebab, menurut Choirun Nisa, Bondowoso sangat cocok sesuai dengan visi misi Bupati, sehingga untuk menjadikan daerah tersebut sebagai destinasi wisata religi.

"Kami sangat mendukung sepenuhnya konsep destinasi wisata religi, karena selain mencari kedamaian dalam berdarmawisata, dapat pula mengembangkan pengetahuan masyarakat di bidang keagamaan," imbuhnya. (her)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru