Bondowoso, Suara Publik
Kapolres Bondowoso AKBP Afrisal SIK.,
memimpin pelaksanaan kegiatan Press Release Akhir Tahun 2016 Polres Bondowoso,
yang bertempat di lapangan apel Polres Bondowoso. Jumat (30/12/2016). Kegiatan
yang juga dihadiri oleh Wakapolres Kompol Kukuh S. Kurniawan, beserta para pejabat
utama Polres Bondowoso.
AKBP Afrisal SIK, dalam siaran persnya mengatakan, press
release akhir ini merupakan kegiatan
rutin akhir tahun yang diselenggarakan Polri dalam hal ini Polres Bondowoso.
Selain itu, kegiatan ini sebagai
bentuk pertanggung jawaban Polres Bondowoso kepada masyarakat dalam
menyampaikan informasi public.
“Dalam hal ini yang berkaitan dengan situasi dan kondisi Kamtibmas
terkini serta evaluasi implementasi kegiatan yang menjadi atensi publik yang
perlu direspons secara obyektif melalui media siaran
pers,”kata Kapolres.
Kapolres memaparkan, untuk di Satuan Reserse dan Kriminal
Polres Bondowoso sepanjang tahun 2016 ini terdapat 515 kasus, dengan persentasi
90,6% penyelesaian kasus, angka kriminal tersebut turun
signifikan dari tahun 2015 yang mencapai 624 kasus.
Selama tahun 2016 Kasus yang paling menonjol adalah kasus
pembunuhan, di mana terdapat empat kasus pembunuhan dan semuanya bisa terungkap
baik pelaku maupun motifnya. “Kasus yang mendominasi di Satreskrim adalah curat
(curhewan dan curanmor) 22 TKP berhasil diungkap, curas 3 kasusu berhasil
diungkap, penipuan 94 kasus, perjudian 29 kasus, anak dan perempuan sebanyak 42
kasus, dan kasus korupsi berhasil mengungkap 2 kasus (100%).,”ujarnya.
Sedangkan kasus narkoba di tahun 2016 ini, kata Afrisal, terdapat 43 kasus. Barang bukti yang berhasil diamankan untuk sabu sebanyak 67,59 gram dan obat keras sebanyak 10.109 butir dengan jumlah tersangka sebanyak 49 orang, dan berhasil mengamankan BB satu unit mobil yang digunakan oleh TSK narkoba.
“Kalau pada tahun 2015 kemarin, Satreskoba Polres Bondowoso hanya dapat
mengamankan barang bukti SS sebanyak 0.5 gram, sementara pada tahun 2016 ini
berhasil mengamankan barang bukti SS sebanyak, 67,59 gram, menurut saya ini
adalah prestasi,”tegasnya.
Sementara dari Satlantas, menurut Kapolres Kecelakaan lalulintas mengalami penurunan angka dan jumlah korban. Tahun 2016 ini terdapat 385 kejadian laka lantas dengan jumlah korban meninggal dunia 103 orang, luka berat 5 orang, luka ringan 715 orang. Kerugian materi kurang lebih Rp. 547.950.000,-. (turun 26,9 �ri tahun 2015).
“Sehingga jika dipresentasekan untuk laka lantas mengalami
penurunan. Saat ini Satlantas berhasil mengamankan 31 buah Knalpot Brong berbagai
merk dan 54 buah ban kecil tak sesuai standar. Razia Kendaraan yang menggunakan
knalpot Brong dan ban kecil tetap dilakukan,”ungkap Kapolres.
Selain itu, selama pelaksanaan Ops Lilin Semeru 2016 yang masih berlangsung,
Kapolres mengungkapkan bahwa jajaran Polres Bondowoso telah melaksanakan
penindakan kasus Premanisme dengan rincian, Pengamen 20 Kasus, Sajam 1
Kasus, Mabuk di tempat umum 88 Kasus. Dari kasus tersebut petugas mengamankan
Barang Bukti berupa 1 buah pisau, 106 botol arak, 5 botol alkohol, 3 botol
vodka, 3 botol anggur kolessom, 5 botol Mansion, dan 2 botol miras oplosan.
“Semua kasus tersebut telah selesai disidangkan dipengadilan Negeri Bondowoso dengan sidang tindak pidana ringan (Tipring),”urainya.
Ia menambahkan, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah antisipasi, dengan mengoptimalkan segenap sumber daya internal dan eksternal personil Polres Bondowoso, melakukan deteksi dini yang menyentuh akar permasalahan.
“Namun, kita masih mengutamakan tindakan Pre-Emptif dan
Preventif (fungsi Shabara sebagai Back Bone Operasional), serta melakukan penegakan
hukum dengan tegas dan humanis berdasarkan prosedur danketentuan
perundang-undangan yang berlaku serta menghormati hak asasi
manusia,”tegasnya.
Dari hasil kegiatan selama setahun, Kapolres berharap dan menghimbau kepada masyarakat, agar dapat menjalin kemitraan dengan Polri serta berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan Kamtibmas serta penegakan Hukum, selalu menghindari minuman keras, perjudian dan narkoba karena dapat merusak generasi muda dan bangsa, dan meningkatkan displin berlalu lintas, hindari kebut-kebutan, balapan liar maupun ugal-ugalan di jalan raya yang dapat membahayakan diri sendiri dan bagi penguna jalan lain.
”Gangguan kamtibmas bukan mutlak itu tanggung jawab Polisi
akan tetapi tanggung jawab kita bersama. Tanpa peran serta masyarakat, kami
akan kesulitan untuk mengungkap berbagai macam kasus, akan tetapi jika seluruh
elemen masyarakat mendukung, kami yakin angka kejahatan di
Kab. Bondowoso akan terus berkurang”. Pungkas Kapolres.
Usai memberikan keterangan kepada awak media, Kapolres bersama-sama seluruh jajaran melakukan pemusnahan barang bukti miras dan pemotongan knalpot brong dan ban kecil. (her)
Editor : Pak RW