Kapolres Beberkan 8 Kasus Narkoba dan Berhasil Amankan 16 Tersangka

suara-publik.com

BONDOWOSO, Suara Publik - Kepolisian Resor Bondowoso menggelar press release hasil pengungkapan kasus selama operasi Tumpas Narkoba 2017, yang dipimpin oleh Kapolres Bondowoso, yang didampingi Pejabat Utama Polres Bondowoso dan digelar di Lobby Polres Bondowoso. Rabu (15/02/2017).

Kapolres Bondowoso AKBP Afrisal, SIK, mengungkapkan, selama 12  hari (2 s/d 13 Februari 2017) pelaksanaan Ops Tumpas Narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Bondowoso berhasil mengungkap 8 kasus dan menangkap 16 orang tersangka.

Tindak pidana yang merupakan target operasi yang berhasil diungkap terdapat 8 kasus terdiri dari 3 tindak pidana pelangaran UU tentang kesehatan dan 1 kasus kepemilikan dan penguasaan narkotika golongan 1 jenis tanaman dan 4 kasus kepemilikan narkotika golongan 1 jenis sabu.

Pada kegiatan release tersebut digelar beberapa barang bukti yang berhasil disita. Serta tersangka yang berhasil diamankan oleh jajaran satuan reserse narkoba selama pelaksanaan operasi Tumpas Narkoba. 

Dari hasil operasi satuan reserse narkoba mengamankan Barang Bukti yang disita diantaranya, Ganja Kering 1.Kg, 43 pot tanaman ganja, Sabu seberat 10,25 gram, Obat keras 4476 butir, 5 buah HP, Uang Tunai sebesar 570 ribu, 2 buah korek api warna hijau yang sudah dimodifikasi, 2 buah sedotan warna putih, 1 pak plastik klip kosong, 2 buah sedotan warna putih, 1 lembar bukti transfer,1 buah buku catatan penjualan,2 alat hisab sabhu, dan 2 pipet kaca.

Kapolres  mengungkapkan, bahwa seluruh tersangka menyasar kepada kawula muda di Kabupaten Bondowoso. Sehingga diperlukan pengawasan dari seluruh pihak, dimana masing-masing pihak memiliki tanggung jawab yang sama besarnya, baik itu kepolisian dan seluruh elemen masyarakat itu sendiri.

“Kepada seluruh elemen masyarakat diminta turut berperan aktif dalam pemberantasan Narkoba di Kabupaten Bondowoso. Sebab, dengan penangkapan ini, kita sudah menyelamatkan ribuan orang lebih generasi penerus bangsa,”kata Kapolres Afrisal.

Kepolisian sebagai ujung tombak pemberantasan  narkoba tidak dapat bekerja sendiri namun butuh bantuan dari masyarakat terlebih dalam hal pencegahan. Sehingga Kapolres mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menutup ruang gerak palaku narkoba agar jangan sampai masuk ke Bondowoso, tambahnya.

“Kalau kita membiarkan mereka merajalela masuk di Bondowoso, maka akibatnya anak cucu kita akan menjadi korban,”imbuhnya.(her)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru