BONDOWOSO, Suara Publik - Sedikitnya 100 wartawan dari berbagai media baik elektronik maupun cetak hadiri undangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) kabupaten Bondowoso, dalam acara sarasehan yang dilaksanakan di Aula Kominfo, Rabu, (22/02/2017).
Acara yang dikemas Temu Insan Pers tersebu membahas terkait kerjasama antara Dinas Kominfo dengan media yang aktif di Bondowoso. Selain itu, media dapat menampilkan berita yang berimbang dan enak dibaca oleh masyarakat.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati,S.Sos, MM, kepada sejumlah wartawan mengatankan, pertemuan dengan para jurnalis ini dilakukan sebegai wujud kerjasama antara Pemerintah dengan media masa agar mampu memberikan kabar kepada masyarakat dengan sajian yang menari dan enak dibaca.
“Kominfo bukan membatasi teman-teman wartawan untuk menulis berita yang kritis. Akan tetapi hendaknya berita itu berimbang dan tidak menghakimi. Maka wartawan hendaknya mengkonfirmasi dengan narasumber, agar terlihat profesional dalam tugasnya,”kata Haeriah Yuliati.
Terkait dengan dengan kerjasama, Haeriah mengungkapkan, media melalui kepala biro (Kabiro) yang bertugas di Bondowoso, diharapkan segera menyerahkan company profile secara lengkap dan dilampiri proposal. Hal ini dilakukan agar tertib administrasi.
“Dan jangan lupa, dilampiri pula surat mandat dari Pimpinan Redaksinya. Sehingga kerjasama ini jelas, transparan agar diketahui oleh Pimrednya, dan seperti yang telah disepakati bersama, bahwa pengumpulan data hingga pada tanggal 28 Pebruari,”tegasnya.
Menurutnya, setelah semua daftar media sudah terkumpul di Kominfo, nantinya data tersebut akan dikirim kepada semua dinas, instansi termasuk Kecamatan, agar juga dikirim ke semua kepala desa, sehingga ketika mau konfirmasi dengan pejabat yang dituju, dapat ditemui dengan baik.
“Sehingga tidak ada lagi kesan menghindari dari wartawan,”kata mantan kabag Humas Pemkab Bondowoso ini.
Haeriah juga menyatakan, ketika ada Media yang sudah menjalin kerjasama dengan instansi atau SKPD dilingkungan Pemkab Bondowoso, hendaknya melakukan koordinasi dengan Kominfo agar tidak tumpang tindih. Meski demikian, pihaknya tidak melarang untuk kerjasama dengan SKPD.
“Kalau memang sudah ada kerjasama dengan SKPD, saya minta untuk koordinasi dulu dengan kita,”ujarnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini Komimfo mencatat media yang sudah masuk 50 media, dan yang paling banyak media on line. Dan diharapkan kepada awak media untuk segera menyerahkan biodata perusahaan media kepada Kominfo agar segera diverifikasi.
“Saya berharap kepada rekan-rekan wartawan yang masih belum mengirim biodata nama Medianya berikut nama wartawannya agar segera diserahkan kepada kepada Pak Probo Nugroho,”imbuhnya.(her).
Editor : Pak RW