Surabaya Suara-Publik. Minggu
(19/03/2017) malam kemarin, suasana di depan rumah XID gang II Jalan
Wonocolo, Surabaya, mendadak gempar. Sebab, di rumah Mustofa (64) itu,
nampak puluhan warga berkerumun sambil memukulkan tangganya kearah
seseorang. Pria yang mereka pukuli saat itu sudah tidak berbaju. Pria
yang sudah nyonyor tersebut, belakangan diketahui sebagai pencuri burung
murai milik Mustofa.
Peristiwa
itu terjadi sekitar pukul 19.30 Wib. Saat itu, Mustofa memang hendak
beristirahat. Hingga dia memutuskan untuk menutup pagar dan pintu
rumahnya. Belum dia masuk ke dalam rumah. Mustofa tiba tiba mendengar
pintu pagar rumahnya. Pelan pelan Mustofa mulai mengintip dari dalam
rumah. Dia melihat seorang pria memarkir motor tepat di depan rumahnya.
Mustofa tak mengenal pria itu.
Atas
dasar itu, Mustofa terus mengikuti gerak gerik pria misterius tersebut.
Sekian waktu memantau, Mustofa melihat pria itu mengambil kursih
dagangan di halaman rumahnya. Kemudian, pria itu memanjat dan mengambil
sangkar yang berisi burung murai miliknya. Saat pria itu mengendap endap
sambil membawa sangkar tadi, dengan lantang, Mustofa berteriak maling.
"Saat
itulah, warga semburat dan menghakimi pelaku. Kami yang mendapat
laporan langsung ke TKP dan mengevakuasi pelaku. Tapi pelaku sudah babak
belur. Namun nyawa pelaku selamat," sebut Kanit Reskrim Polsek
Wonocolo, AKP Arif Suharto, Senin (20/03/2017).
Setelah
dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Pelaku
langsung digelandang ke Mapolsek Wonocolo untuk diperiksa. Terungkap,
pria yang mencuri burung murai milik Mustofa tadi adalah Murzito (29)
warga Jalan Bagong Ginayan I / 1 F Surabaya. "Dia mengaku baru sekali
itu beraksi," sambung AKP Arif.
Selain
meminta Mustofa untuk membuat LP (Laporan Polisi), Unit Reskrim Polsek
Wonocolo juga telah mengamankan barang bukti. Yaitu sangkar berikut
burung murai milik Mustofa dan motor Honda Beat putih L 6758 MH, yang
dibuat sarana oleh Murzito, sang pelaku. ke Mapolsek Wonocolo.(TOM).
Editor : Pak RW