Harga Tiket Kapal Dimainkan Calo, Kapolda Kalsel Marah.

suara-publik.com
Foto: Petugas Cek Pelampung Keselamatan Penumpang.

Banjarmasin, (Suara Publik.com) - Menjelang H-1 hari raya Idul Fitri 1448 H, KM. NIKI Sejahtera menjadi kapal terakhir yang mengangkut ratusan pemudik dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kapal dengan kapasitas 900 orang tersebut mengangkut 600 pemudik asal Jawa Timur. Sabtu (24/6).

Jumlah pemudik di hari terakhir operasional kapal tujuan Surabaya ini tidak sebanyak hari-hari sebelumnya, dimana puncak arus mudik di pelabuhan Trisakti terjadi pada H-8 Lebaran, yakni sekitar 1.200 pemudik menuju ke Surabaya.

"Hari ini jumlah penumpang kapal KM. NIKI Sejahtera masih dalam kategori normal ya dibanding hari-hari kemarinnya,"terang Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin M Takwim Masuku saat melakukan pengecekan rutin alat keselamatan kapal.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini, para pemudik memenuhi setiap sudut kapal, selain di dalam kabin-kabin yang ada di setiap deck kapal para pemudik ini juga lesehan di dalam kapal pelataran samping dan buritan kapal, para pemudik umumnya membeli tiket langsung di agent-agent penjualan tiket di dekat pelabuhan. Namun, harga tiket yang melonjak hingga hingga 100�ri biasanya menjadi keluhan para pemudik.

"Tiketnya naik mas, biasanya sekitar Rp.270 ribu, sekarang hampir Rp. 800 ribu. Petugas cuma koar koar saja ini mau nindak oknum yang menaikkan harga tiket. Buktinya hingga sekarang belum ada realisasinya,"tutur Marzuki (21) pemudik asal Pulau Kangean, Sumenep.

Melonjaknya harga tiket ini memang menjadi atensi Kapolda Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu, bahkan pihaknya mengaku langsung menugaskan Subdit Tipidkor Kepolisian guna menyelidiki kasus melonjaknya harga tiket tersebut.

"Kesimpulan, ada kenaikan dan ditutup-tutupi. Ini membuat tidak nyaman. Saya perintahkan Tipikor menyelidiki Pelabuhan Trisakti, ada kenaikan tiket apakah sesuai aturan," ujar  Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di Banjarmasin. (Edoz)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru