LSM GARAD Sikapi Keluhan Pemudik Pada Dishub Jatim dan Surabaya

suara-publik.com
Foto: Irvan Ka. Dishub Surabaya

Surabaya, Suara-Publik. Terkait amburadulnya pelayanan jasa transportasi yang baru baru ini di beritakan, dalam rangkaian mudik lebaran ditahun di 2017 ini. Yang mana terjadi banyak keluhan pengguna jasa transportasi Bus dan Kereta Api di area Propinsi Jawa Timur. Dianggap meresahkan calon penumpang, ditanggapi serius oleh LSM GARAD untuk meminta kepada pihak Dishub segera melakukan peninjauan terhadap penyelenggara jasa transportasi. Umumnya di wilayah Jawa Timur Khususnya Surabaya sevagai sentra moda Transportasi masa.
 
Nano selaku pimpinan LSM GARAD yang mendengar adanya keluhan tersebut tampak geram karena diduga peristiwa itu dianggap sangat meresahkan masyarakat.  khususnya calon penumpang yang akan mudik ke Kampung halaman dalam momen lebaran.

Menurut Nano, tidak menutup kemungkinan kasus tersebut sering terjadi dilapangan, sedangkan Dishub(Dinas Perhubungan) Kota Surabaya diduga tidak lalai namun tutub mata.

"saya menduga, peristiwa tersebut sering terjadi dan saya juga menduga Dishub menutup mata membiarkan praktik tersebut berjalan. Apalagi momen lebaran sering terjadi penumpukan penumpang yang sulit terkontrol",ujar Nano yang turut memantau suasana mudik di Terminal Bungurasih Surabaya

Masih Nano, sebelumnya ada peristiwa penjualan tiket Kereta Api di Stasion Gubeng tanpa ada sosialisasi sampai calon penumpang yang sampai rela antri 5jam lebih, namun dikatakan tiket habis. Kini ada kenaikan tarif Bus secara  kondisional yang meningkat 100%, yang beginikan bisa dikatakan pungli serta pemanfaatan situasi, ujar nano yang tampak geram.

"Calo tidak diperbolehkan, tapi kenaikan tarif beserta penjualan tiket yang kurang pengawasan dan seenak udelnya dibiarkan.
setelah momen lebaran ini saya akan kumpulkan hasil investigasi kami dilapangan terkait permasalahan permasalahan tersebut. Dishub(Dinas Perhubungan) wajib bertanggung jawab dan menindak tegas jika ada oknum instansi yang mengambil kesempatan sehingga berdampak kurang baik dan merugikan masyarakat khususnya calon penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya",tutup nano

Sedangkan Irvan Wahyudradjad Kadishub Surabaya yang sempat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, akan menindak lanjuti laporan dan berterima kasih atas adanya pengaduan",hasilnya akan saya teruskan pada Dishub Jatim",ucap Irvan(ach)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru