Agar Klaim BPK Tidak Meningkat, Kadis PUPR Rajin Sidak Proyek

suara-publik.com

Dilaporkan Oleh : Hery Masduk.

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso, Drs.H.Karna Suswandi.MM., kembali melakukan sidak disejumlah proyek di tiga Kecamatan, Tapen, Wonosari dan Tlogosari. Proyek yang disidak ada 4 kegiatan, diantaranya, pembangunan peningkatan jalan lapen, di desa Cindogo, Kecamatan Tapen, dua irigasi didesa Lombok Kulon dan Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, dan terakhir pembangunan irigasi di desa Jebung Lor Kecamatan Tlogosari.

Kepada sejumlah wartawan Kadis PUPR mengatakan, pengawasan yang dilakukan terus menerus ini didalam rangka mengantisipasi agar grafik klaim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang terus meningkat, dari sejak tahun 2015 hingga 2016. “Dan terakhir tahun 2016 kemarin hanya mencapai 50 juta, oleh karena itu, klaim BPK yang sudah mencapai puncak itu, harus kita pertahankan,”kata Karna Suswandi, Selasa, (10/7/2017).

Terkait dengan klaim BPK yang hanya 50 juta, Karna mengaku kelau pekerjaan PUPR itu sudah dianggap bagus oleh BPK, sehingga untuk mempertahankan pekerjaan yang bagus itu tentunya harus bahu membahu. “Makanya, saya belusukan ke desa-desa ini bukan berarti ingin dipuji, tapi ini semata-mata agar pelaksanaan kegiatan pembangunan di seluruh Kabupaten Bondowoso lebih baik,”ujarnya.

Disamping itu, pengawasan yang terus menerus dilakukan ini sebagai upaya untuk mempertahankan grafik agar tidak turun. Meskipun dilapangan pihaknya menemukan pekerjaan yang kurang bagus. Namun, karna minta kepada CV untuk segera diperbaiki.

“Seperti jalan lapen yang kurang, tapi saya minta lapisan penutupnya itu untuk segera diselesaikan, dan tadi saya menemukan pembaungan irigasi yang juga kurang sempurna. Maka saya minta untuk segera diperbaiki,”ujarnya.

Terkait dengan pembangunan irigasi penahanan dinding, agar air tidak keluar, dan ternyata hasil bangunannya masih mengeluarkan rembesan air, sehingga air banyak yang terbuang. “Sedangkan kita membangun dinding penahan itu, agar air tidak terbuang percuma, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang dibelakang,”tegasnya.

Karna juga meminta kepada para penyedia jasa agar melaksanakan pekerjaan dengan baik, karena bagaimanapun pemerintah menyediakan kegiatan untuk masyakarat banyak.

"Maka dari itu saya minta kepada semua kontraktor yang mendapatkan pekerjaan dari pemerintah untuk dilaksanakan dengan baik dan bertanggung jawab,”tegasnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang pengawasan dilapangan, Karna minta kepada semua pengawas yang bertugas dilapangan, betul-betul mengawasi dengan baik. “Tapi Alhamdulillah, walaupun dua pengawas ini perempuan, ternyata pekerjaannya masih bisa dikatakan bagus,”imbuhnya. (her)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru