Kang Taufik Nyangkruk dan Ngopi Kamtibmas Bersama Warga Tamanan.

suara-publik.com

Dilaporkan Oleh Hery Masduki.

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Bertempat dihalaman Kepala Desa Sumber Kemuning Tamanan, Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zaenardi, bersama seluruh Kepala Satuan (Kasat), melakukan kegiatan temu warga yang dikemas dengan acara nyangkruk dan ngopi Kamtibas bersama “Kang Taufik”, Rabu malam, (27/9/2017). 

Hadir pula Camat Tamanan, Dwi Wahyudi, Kapolsek, Komandan Koramil, tokoh agama, KH Hasyim Husnan, dan ratusan masyarakat desa Kemuning dan sekitarnya turut meramaikan acara tersebut. Camat Tamanan menyampaikan kepada Kapolres bahwa situasi Kamtibmas di wilayah Tamanan relatif sangat kondusif itu semua berkat kerja sama yang sangat sinergis antara Instansi. 

Meski beberapa terakhir ini beredar berita hoax dimedia sosial jika diwilayah Kecamatan Jambesari Darussolah ada bentrokan antara Siah dan Suni. Sehingga kabar yang menyesatkan tersebut diklarifikasi oleh Camat Tamanan. “Atas kerjasama yang dibangun antara Muspika dan  seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Tamanan dan Jambesari Darussolah cukup aman dan kondusifi,”kata Dwi Wahyudi. 

Sementara itu, Kapolres Bondowoso tetap menghimbau kepada seluruh undangan untuk bekerja sama dengan aparat dalam menciptakan situasi Kamtibmas mengingat Jumlah Personil yang tidak sebanding dengan Jumlah masyarakat sehingga perlu sinergitas antara warga dengan aparat dalam menciptakan situasi Kamtibmas.

“Saya berharap, dengan pertemuan ini, dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah, karena mayoritas penduduk di Kecamatan Tamanan dan Jambesari Daruusolah ini beragama Islam, karena dengan silaturrahmi seperti ini kita dapat mempererat tali persaudaraan sesama bangsa yang majmuk,”kata AKBP Taufik. 

Terkait maraknya peredaran obat terlarang dan minuman keras, yang akhir-akhir ini Polres Bondowoso telah berhasil mengamankan miras dan telah dimusnahkan sebanyak 6 ribu liter miras lebih. “Maka saya nyatakan Polres Bondowoso saat ini siaga miras dan narkoba. Oleh karena itu saya mengajak peran masyarakat dalam menumpas beredarnya miras dan narkoba diwilayah huk Polres Bondowoso,”pinta Kapolres.

Seperti yang disampaikan Takmir Masjid, kata Kapolres, maraknya kasus Narkoba yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, sehingga dia meminta kepada aparat untuk berperan aktif dalam memantau perkumpulan yang akan merusak keutuhan NKRI.

“Tapi masyarakat juga dapat memberikan informasi kepada aparat jika kemudian beredar miras dan narkoba,”tegasnya. 

Ditempat yang sama, KH. Hasyim Husnan memberikan aplous terhadap kinerja Polri yang berhasil mengungkap teroris, dan untuk kasus Narkoba Hasyim minta agar Polri bisa menciptakan rasa takut untuk melakukan kesalahan khususnya bagi para pemakai Miras dan Narkoba untuk mengkonsumsi barang haram tersebut.

Hasyim Husnan juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres Bondowoso dan jajarannya, yang telah berhasil mengungkan ribuan liter miras di Bondowoso, karena jika barang haram itu tidak ditemukan, dapat dipastikan Bondowoso menjadi tempatnya orang-orang yang tidak sadar alias gila. “Kenapa saya katakan gila, kerena dampak miras itu membuat orang kehilangan ingatan, merusak moral, dan miras itu juga bisa membunuh,”ucapnya. 

Pantauan suara-publik.com, hadirnya Kapolres ke Tamanan juga menjadi ajang curhat antara warga dengan pemimpinnya, sehingga tidak sedikit terungkap kata-kata lucu dari masyarakat setempat. Ada yang miminta pengurusan SIM kolektif, ada pula yang mengatakan jika memergoki pelaku pencurian langsung dihabisi. Namun, Kapolres menanggapi ungkapan warga itu dengan santai dalam kekeluargaan.(her)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru