Jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolres Bondowoso Pimpin Apel Gabungan Operasi Lilin Semeru 2017.

suara-publik.com

Dilaporkan oleh : Hery

BONDOWOSO, (Suara Publik) -Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Bondowoso mengelar apel bersama dalam rangka dimulainya operasi Lilin Semeru, yang akan beralngsung selama 10 hari kedepan.

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zaenardi, mengatakan Operasi Lilin Semeru 2017 ini, tidak hanya melibatkan anggota Kepolisian saja, tapi dibantu juga dari unsur TNI, Satpol PP, Perhubungan, Banser, Pramuka dan organisasi kemasyaratan.

“Operasi gabungan ini sebagai wujud kebersamaan Polisi dengan semua unsur yang ada dikabupaten Bondowoso,”kata Kapolres Bondowoso, Jum’at, (22/12/2017).

Didepan Pendopo Bupati. Kapolres menambahkan, operasi gabungan personel ini hendaknya dapat menjamin kenyamanan dan keamanan sepanjang liburan Natal dan tahun baru 2018, khususnya ditempat-tempat ibadah, jalan perlintasan arus mudik, pusat perbelanjaan, obyek wisata, fasilitas umum dan tempat-tempat vital lainya.

“Dengan kegiatan gelar apel pasukan ini kita tingkatkan pengamanan untuk bersinergi dengan memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perayaan Natal dan tahun baru disekitar kita,”tegasnya.

Kapolres menegaskan, sesuai dengan amanah Kapolri, bahwa dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, ada beberapa penakan yang harus dijadikan pedoman untuk dilaksanakan, diantaranya, kesiapan seluruh anggota gabungan baik aspek personel, melakukan pengecekan ditempat-tempat vital, anggaran kegiatan dan sarana dan prasaranalinnya.

“Ini penting untuk kita lakukan, karena operasi yang kita lakukan ini berkaitan langsung dengan hajat masyarakat banyak, khususnya di Bondowoso,”ungkapnya.

Selain itu, Taupik menekankan, untuk menjaga kondisifitas dilapangan, hendaknya seluluruh anggota dapat memetakan potensi kerawanan di masing-masing wilayah, dan tentukan untuk cara bertindak melalui penyusunan rancana yang matang.

“Tingkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi adanya aksi teror, dan kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, terutama dipusat keramaian dan tempat-tempat ibadah,”paparnya. Mantran penyidik KPK ini juga menghimbau agar anggota terus intensifkan untuk melakukan pendekatan dengan semua elemen masyarakat agar mencegah terjadinya swiping oleh ormas. Namun, bila itu terjadi lakukan tindakan tegas dan profesional.

“Ini semua sebagai bagian dari tindakan antisipasi secara persuasip kepada masyarakat agar tidak timbul terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,”katanya.

Diungkapkan pula, dalam pelaksanaan operasi gabungan, hendaknya mengoptimalkan pelanggaran anggota ditengah masyarakat, agar melakukan trobosan kreatif dengan merekayasa lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan dijalan.

“Tentunya kita dapat memaksimalkan peran dimasing-masing anggota, dan perkuat kerjasama yang sinergi dan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,”imbuhnya.(*)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru