Oleh Kusworo.
Surabaya suara-publik.com - Sulit nya mencari pekerjaan di kota besar seperti Jakarta Surabaya maupun kota besar lainnya membuat banyak nya kejahatan jalanan. Seperti jambret, begal bahkan perampok sadis yang tak segan melukai korbannya.
Surabaya kota besar kedua setelah Jakarta juga memiliki angka pengangguran yang tinggi. Tidak sedikit sarjana dari berbagai disiplin ilmu yang tidak memiliki pekerjaan. Sehingga mau tidak mau harus bekerja sendiri dengan membuka warung kopi asal mendapatkan hasil untuk hidup sehari hari.
Walaupun di Surabaya banyak pengangguran yang ingin mendapatkan kesempatan kerja. Namun sulit didapatkan kesempatan itu. Akhir mereka membuka Warkop bagi yang punya modal kecil, sedangkan yang tak bermodal jadi kurir narkoba sampai jadi begal.
Anehnya tenaga kerja asing banyak yang keluyuran di kampung. Salah satunya di Kupang Krajan, seorang tenaga kerja asal China bekerja untuk salah satu BUMN.
Dia bekerja mengawasi pemasangan kabel yang lagi migrasi dari kabel serat tembaga ke serat optik. Sementara pemasang kabelnya tenaga lokal yang mengeluh sering diomeli pengawas dari luar negeri tersebut.
Kami ini sudah bekerja tanpa istirahat, namun masih diomeli saja oleh orang asing yang tidak bisa bahasa Indonesia, papar pekerja lokal pada Ketua RW 03 Kupang Krajan.
Editor : Redaksi