Laporan : M.Susyanto
BONDOWOSO, suara-publik.com - Puluhan ribu jama’ah NU dari berbagai kecamatan dan desa diseluruh Kabupaten Bondowoso, memadati halaman sekolah di Ponpes Manbaul Ulum, Tangsil Wetan Kecamatan Wonosari. Kamis, (10/5/2018).
Selain puluhan ribu warga NU, hadir pula puluhan Kiyai khos, diantaranya, KH.Mauimun Abdul Wafi, KH Abdul Hamid, KH Afifuddin Muhajir, KH Syaiful Islam, KH Hariri Abdul Halim, KH Maksum Zainullah, KH Kholid Muhammad Dhahwi, KH Ayyub Syaifur Rizal, KH Muhammad Hasan Abdul Mu’iz dan sejumlah Ulama’ dan masyikh Bondowoso, untuk memberikan tausiyah.
Tidak hanya itu, calon Wakil Bupati, H Irwan Bachtiar dan ketua Exponen 99, Drs.Samsul Hadi, serta sejumlah politisi dan angota DPRD Kabupaten Bondowoso, juga turut hadir dalam rangka Haflatul Imtihan ke 29, di Ponpes Manbaul Ulum yang diasuh oleh KH Salwa Arifin.
KH.Salwa Arifin, dalam sambutannya mengatakan, pengajian akbar yang dikemas acara Haflatul Imtihan ini, sebagai sarana untuk mendengarkan tausiyah menjelang bulan puasa yang beberapa hari lagi dilaksanakan.
Selain itu, KH Salwa Arifin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jama’ah yang hadir pada kesempatan ini untuk mengaji kepada para ulama’ dan masyaikh, sehingga apa yang nanti diperoleh dapat menjadikan tambahan ilmu yang barakah.
Calon Bupati Bondowoso, 2018-2023 ini juga mengajak seluruh warga NU yang hadir, untuk tetap istiqomah menjalankan syariat islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Terutama ibadah puasa yang tinggal menghitung hari. “Mari kita bersama-sama mendengarkan tausiyah yang akan disampaikan oleh para ulama’ dan kiyai yang hadir, mudah-mudahan kehadiran bapak ibu dan saudara akan dicatat sebagai ibadah oleh Allah SWT,”imbuhnya.
Pantauan suara-publik.com, ribuan warga NU yang memadati tenda yang disediakan oleh panitia tidak muat, sehingga masyarakat yang menghadiri acara pengajian tersebut harus berpanas-panasan, bahkan berada di pekarangan warga, hanya ingin mendengarkan tausiyah para ulama’ dan kiyai.
Sementara itu, area parkir kendaraan yang disediakan oleh panitia juga tidak muat, sehingga warga harus memarkir dibeberapa halaman milik warga setempat. Sebelumnya, panitia mentargetkan masa hanya 15 ribu orang. Namun, yang hadir diatas 20 ribu orang.
Editor : Redaksi