Masyarakat Situbondo Siap Dukung Polri Berantas Teroris.

suara-publik.com

Laporan : Rahman

SITUBONDO, suara-publik.com - Bentuk dukungan kepedulian dan ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya 5 prajurit Polri pada insiden di Mako Brimob beberapa waktu lalu. Ribuan masyarakat padati lokasi Car Free Day (CFD) di Alun-alun Situbondo Minggu (13/5/2018).

Sebagai ungkapan, pada bentangan baner atau spanduk sepanjang 10 meter tinggi sekitar 1,5 meter yang ditempatkan di area Car Free Day mendapat respon positif masyarakat yang prihatin kepada korban anggota Polri dengan membubuhkan tanda tangannya.

Ribuan doa dan dukungan sudah tertuang dalam spanduk dalam bentuk tulisan dan tanda tangan masyarakat, diantaranya  “Kami mendukung Polri berantas teroris-bersama Polri lawan teroris dan teroris mengancam kita harus lawan," sebutnya.

Dan masih banyak lagi kata-kata yang tertuang dari masyarakat pada bener tersebut Anis, salah satu warga yang ikut peduli dengan gugurnya kepolisian dalam insiden Mako mengatakan turut prihatin dan berduka cita sekaligus bangga kepada Kepolisian karena terus berjuang menjaga keamanan.

Khsusus nya terhadap ancaman terorisme walaupun ada korban 6 angota Polri namun masyarakat berharap Polri tetap semangat untuk menindak tegas setiap pelaku terorisme. "saya bangga pada pihak kepolisian yang terus berjuang menjaga keamanan atas ancaman terorisme, saya turut berdukacita", Ucap Anis dengan semangat.

Sementara itu, Kapolres SitubondoAKBP Awan Hariono, S.H., S.I.K, M.H. mengungkapkan rasa terima kasih kepada ribuan masyarakat yang memberikan dukungan, ungkpan bela sungkawa kepada Polri  khususnya anggota yang menjadi korban. “Saya pribadi dan institusi Polri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Polri, dukungan dari masyarakat adalah dorongan semangat untuk terus melawan terorisme “ ucap AKBP Awan Hariono.

Dalam spanduk tersebut terpampang foto 6 anggota Polri yang gugur dan juga tersemat tagar #dukakamipahlawan dan #Kamitidaktakutteror. Ditempat yang sama, Kasubbag Humas Iptu Nanang juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video terkait kejadian di rutan Brimob.

“Share foto kejadian atau korban adalah tujuan para teroris untuk memprovokasi melalui media social. Sekali lagi Teroris itu bukan Islam jangan terprovokasi “ tegas Iptu Nanang.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru