Laporan Nur Wahyudi.
Gresik,suara-publik.com Kader Muslimat NU Kedamean Gresik, Hj.Siti Fatimah bertekad menjadi calon anggota legislatif (caleg) 2019 dari PKB karena ingin berbuat sesuatu untuk Gresik khususnya Kedamean-Menganti.
"Pada saat saya akan terjun jadi caleg, beberapa teman sudah menyampaikan dukungannya," kata Siti Fatimah. Menurut Ibu yang akrab di panggil Umi Fat, sebelum memutuskan diri sebagai bacaleg di PKB, dirinya memang berkonsultasi dengan keluarga dan beberapa temannya.
Ibu yang aktif pada rutinan Pengajian Qubro ini menambahkan, Suaminya mempertanyakan niatnya untuk menjadi bacaleg, Tak disangka Suami justru mendorongnya menjadi anggota legislatif. Ada kata-kata dari Suami, yang selalu diingat Umi Fat, yakni, "Kalau kita niatnya baik, insyallah hasilnya akan baik," katanya.
Karena itu, kata Umi Fat, dirinya bertekad menjadi bacaleg melalui PKB, karena ingin berbuat sesuatu di Gresik. Istri dari Pengusaha Kayu yang lahir pada 17 Mei 1967 ini menyadari pertarungan menuju ke Gedung DPRD Gresik sangat keras, demikian juga jika terpilih menjadi anggota DPRD maka pertarungan antar-fraksi di DPRD cukup keras.
"Untuk menjadi anggota Dewan, saya akan berusaha meyakinkan masyarakat dengan hati bukan melalui pendekatan uang. Saya ingin mendidik masyarakat memiliki pola pikir yang didasarkan pada hati ," katanya.
Umi Fat menambahkan, jika dirinya kelak terpilih menjadi anggota Dewan, ia akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan pendekatan hati, dan sebaliknya jika tidak terpilih hal itu adalah risiko pilihan, "insyaallah sudah siap lahir batin," ungkapnya. Selasa (22/5). Hj.Siti Fatimah,SE menjadi bacaleg PKB untuk DPRD Gresik dari daerah pemilihan 3 Menganti-Kedamean.
Editor : Redaksi