Berikan Rasa Aman Pada Warga, Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Cipkon Suromandali.

suara-publik.com
Foto: Kasat Lantas Polrestabes Surabaya turut memeriksa surat kelengkap kendaraan.

Laporan Tom.

SURABAYA - Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Suromandali ( Suroboyo Romadhon Aman Terkendali ) 2018 yang dilakukan Satlantas Polrestabes Surabaya terus digalakkan di berbagai wilayah Kota Surabaya.

Bersama Polsek Wonokromo dan TNI, puluhan pelanggar lalu lintas ditilang pada Operasi Cipkon, Sabtu (26/5) malam hingga Minggu (27/5) dini hari.

Operasi atau razia yang difokuskan dalam rangka Suromandali ( Suroboyo Romadhon Aman Terkendali) ini di lakukan Taman Bungkul Jl Raya Darmo, Wonokromo Surabaya. Razia Suromandali 2018 dipimpin langsung oleh Kasatlantas Surabaya AKBP Eva Guna Pandia dan Kapolsek Wonokromo Kompol I Gede Suartika.

Operasi dilakukan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di daerah setempat. “Pada Cipkon kali ini, anggota berhasil menilang puluhan pelanggar tanpa dilengkapi surat maupun dokumen kendaraan lengkap," sebut AKBP Eva Guna Pandia.

Eva Guna Pandia juga menjelaskan, Operasi Cipta Kondisi Suromandali 2018 ini bertujuan untuk memberikan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Surabaya. Serta mengantisipasi aksi-aksi maupun tindak kriminalitas malam hari dan pelanggaran lalin.

Seperti kejahatan jalanan, yakni curanmor, penggunaan senjata tajam, perdaran narkoba dan barang-barang lainnya. "Kegiatan operasi cipta kondisi ini,bertujuan memberikan sock terapy kepada para pengendara yang tidak tertib dan tidak melengkapi diri dengan membawa helm mau pun surat-surat kendaraan bermotor,” Ujarnya Minggu dini hari(27/05/2018).

Meski berhasil menindak puluhan pelanggar lalu lintas, Operasi Cipta Kondisi yang dibantu anggota Polsek Wonokromo dan TNI ini tidak diketemukan adanya tindak kriminalitas jalanan. “Hasilnya kita banyak menjaring roda dua dan beberapa roda empat yang pelanggarannya mencakup tidak memiliki SIM dan STNK. Sementara untuk kasus kejahatan jalanan dan sajam (senjata tajam) tidak ada,” tegasnya.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru