Laporan : Tom.
Surabaya. suara-publik.com - Para pelaku pencurian sepeda motor yang selama ini meresahkan warga atas aksi mereka di sejumlah tempat seperti di wilayah Jl Tambak Wedi Surabaya, diringkus oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Dua pelaku yang sekaligus berperan sebagai eksekutor ini yakni, Dicky Imam Ramandiansyah alias Saddam (27 ), asal Jl Banyu Urip Kidul Gg .VIII No.60 Surabaya dan AA (17), asal Jl Rangkah VI Surabaya, kini pelaku (Dicky Imam, red) hanya bisa meringis kesakitan dan tak banyak berkutik setelah anggota melumpuhkan dengan menembak salah satu kaki yang saat itu mencoba melarikan diri dan melawan pada saat hendak ditangkap.
"Tidak tanggung-tanggung, kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, kedua pelaku ini sudah melakukan aksinya sebanyak sembilan kali di sejumlah tempat di Surabaya.
Lanjut Iptu Bima Sakti, dalam aksinya para pelaku ini menggunakan berbagai modus, berpura pura tinggal ditempat kos baru , merusak kunci stir disekitar rumah kos. “Lalu dengan menggunakan kunci leter T pelaku merusak dan menjebol kunci sepeda motor korban. Kemudian pelaku membawa sepeda motor hasil curian dan langsung menjualnya,” ujar Bima Sakti.
"Lebih jauh dijelaskan, sepeda motor hasil kejahatanya mereka tersebut dijual kepada seorang penadah berinisial MM (48). Berbekal info itu anggota tidak menunggu lama dan berhasil meringkus pelaku penadah tersebut. Dari keterangan tersangka MM, didapat bahwa sepeda motor yang ia terima dari kedua tersangka ini sebagian besar dijual kembali kepada seseorang penadah.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku beserta penadahnya kini diamankan di Mapolrestabes Surabaya berikut barang bukti 2 unit sepeda motor berbagai merk dan jenis, satu buah kunci/besi leter T, satu mata kunci runcing baja , satu modifikasi magnit pembuka lock dan lima buah HP.
Terkait pengungkapan kasus ini pihak Kepolisian Polrestabes Surabaya Unit Resmob masih melakukan pengembangan lebih lanjut, serta memburu para pelaku buronan lainnya.
Editor : Redaksi