Laporan Arif Tiasa.
Surabaya, suara-publik.com - Para Alumni SMP Praja Mukti, Jl. Kupang Segunting III No. 12-C, DR Soetomo, Tegalsari Surabaya, Angkatan tahun 1995 kembali bagi-bagi takjil Jilid Dua (2). Setelah kemarin di patung Suroboyo depan Kebun Binatang.
Kini lokasi nya di depan Nav Jalan Dr.soetomo, Selasa 29/5/2018. Kegiatan ini dilakukan sejak sore hingga menjelang tarawih.
Menurut koordinator acara, Dr. Wahyu Ika Rini, setelah kemarin di Bonbin. Sekarang di dr. Soetomo depan Nav Karaoke. Ini bentuk rasa syukur, syukur bisa bertemu kembali di bulan Ramadhan penuh rahmat. Dari pada reuni dengan acara hura-hura yang kurang bermanfaat. Mending kita adakan berbagi takjil seperti ini, lebih bermanfaat.
Masih kata Rini, dengan momen Buber dan berbagi takjil Jilid 2 ini, telah dirasakan kegembiraan dalam pertemuan para alumni SMP Praja Mukti ini, meski terasa sesaat. Namun, yang lebih berarti, kebersamaan teman-teman ini, dan rasa syukur itu mereka ungkapkan dengan bagi-bagi takjil kepada para pengguna jalan depan Monumen patung Suroboyo, Kebun Binatang Surabaya kemarin. Sekarang di Jalan dr. Soetomo dan selanjutnya tergantung kesepatan rekan-rekan, pungkas Rini.
Sementara menurut Kristanto alumni Prajamukti menyatakan, sekitar 300 paket makanan dan minuman yang mereka bagikan cepat habis. Dan ini sempat memacetkan arus lalulintas, tambahnya. Dari lulusan tahun 1995 ini, yang terjaring aktif melalui WhatsApp sekitar 99 orang, dan yang hadir dalam kegiatan ini sekitar 50 alumni.
Ditambahkan, reuni dan bagi-bagi takjil seperti ini dimungkinkan akan dilakukan kembali dalam waktu dekat maupun Ramadhan tahun depan. Setelah ada kesepakatan dan anggarannya terkumpul lagi. “Ini kami lakukan agar silaturahmi Alumni Tahun 1995 SMP Praja Mukti, Jl. Kupang Segunting III No. 12-C, DR Soetomo, Tegalsari Surabaya tidak putus dan tetap bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi yang mendapat pembagian takjil,” pungkas Adi Lelono.
Seperti diketahui, antusiasnya pengguna jalan yang menerima takjil membuat para Alumni berencana menambah kuota takjil tersebut. Diungkapkan oleh anggota Alumni yang lainnya ” rencananya kami akan menambah kuota bungkusan takjil berikutnya mungkin akan kami tambahkan kuota tersebut mas.
Dikarenakan dengan kuota 250 paket bungkus banyak pengendara yang tidak kebagian, kasihan mereka, menjelang magrib masih berada di perjalanan”ungkapnya.(Arif)
Editor : Redaksi