Ratusan Massa Tuntut Pemerintah Hentikan Industrialisasi

suara-publik.com
Foto: Ratusan warga saat gelar demo anti industrialisasi.

Laporan : Nur Hadi

BANYUWANGI, Suara-Publik.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Organisasi Petani Wongsorejo Banyuwangi (OPWB) melakukan aksi menuntut pemerintah daerah menghentikan rencana Industrilisasi BIEW yang terletak di Desa Wongsorejo dan Desa Alasbuluh Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.

Dalam tuntutannya, massa yang tediri para kaum hawa yang tergabung dalam Organisasi Petani Perempuan Wongsorejo Banyuwangi (OP2WB) dan kaum pemuda Gerakan Pemuda Pencinta Alam Wongsorejo yang didukung oleh Forum masyarakat peduli lingkungan (FORMALIN) melakukan longmarch dari kantor Desa Alasbuluh menuju kantor Kecamatan Wongsorejo.

Koordinator aksi, Yateno Subandiyo dalam orasinya, hari ini Senin, 9/7 didepan kantor Kecamatan Wongsorejo meminta penghentian AMDAL serta penyelesaian tanah bongkoran yang saat ini oleh PT. Wongsorejo. Lebih lanjut Yateno, menegaskan agar pemerintah Banyuwangi agar bersikap jujur terhadap kerusakan lingkungan terkait adanya tambang tambang galian C ilegal yang tak memihak pada masyarajat miskin juga petani, ungkap koordinator sekaligus penanggung jawab massa.

Massa yang bergerak sejak jam 10 WIB, sampai jam 11.00 WIB, dikawal ketat dari pihak kepolisian hingga demo berjalan tertib dan aman. Kapolsek Wongsorejo Iptu. Kusmin kepada suara-publik.com pengamanan demo hari ini dibantu 6 polsek, selain polsek Wongsorejo juga ikut serta Polsek Gelagah, Polsek Giri, Polsek Kota Banyuwangi, Polsek Kalipuro, Polsek Licin.

"Saya minta bantuan Kapolres Banyuwangi dalam pengaman massa. Pemberitahuan awal, sedikitnya 500 massa yang tergabung dalam gerakan massa, untuk mengantisipasi terjadinya anarkis. Atas perintah Kapolres 6 polsek diturunkan kelokasi," tutur Kapolsek Wongsorejo.

Ditambahkannya, dari 6 Polsek yg diturunkan ada 100 personil yang ikut diterjunkan untuk mengamankan demo. Selain dari 6 Polsek tersebut, Kapolres Banyuwangi juga menurunkan personil dari Sabhara.

"Alhamdulillah, aksi demo berjalan dengan lancar hingga masa membubarkan diri,"imbuhnya.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru