Laporan: Tom.
SURABAYA suara-publik.com - Ada pemandangan berbeda di depan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (15/7/2018) malam. Jalan Raya depan Mapolres yang biasanya relatif lengang di malam hari, mendadak ramai.
Ramainya di depan Mapolres tersebut lantaran diadakan nobar (nonton bareng) final piala dunia 2018, yang mempertemukan tim sepakbola Perancis dan Kroasia.
Yang menarik lagi, nobar ini bersama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Antusias masyarakat untuk menyaksikan Nobar, sangat luar biasa. Kendati pertandingan final yang mempertemukan Prancis vs Kroasia baru dimulai pukul 22.00, namun sejak pukul 19.00 sudah banyak yang datang.
"Kedatangan masyarakat ini, tidak hanya sekadar untuk menyaksikan pertandingan final. Melainkan juga berharap mendapatkan hadiah.
Ya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyediakan berbagai doorprice. Selain 3 unit sepeda motor, juga banyak puluhan hadiah lainnya.
Proses pembagian hadiah itu, dengan pengundian foto copy KTP yang sudah disetorkan penonton kepada panitia. Satu penonton tidak hanya mengumpulkan satu KTP, tetapi ada banyak foto copy KTP yang dikumpulkan.
"Tadi saya sudah foyo copy KTP, semoga saya bisa mendapatkan hadiah sepeda motor," ungkap Dwi Rumanto, salah satu penonton warga Perak Surabaya.
Selain menyediakan puluhan hadiah, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga menghibur penonton dengan musik dangdut.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, mengatakan bahwa kegiatan nonton bareng sebetulnya sudah dilakukan sejak semifinal lalu. Untuk pertandingan final ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak sengaja membuat hiburan musik dangdut dan menyediakan puluhan hadiah.
"Nonton bareng ini, untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu cara kami, untuk mendekatkan dan mengakrabkan Polri dengan masyarakat," pungkas Agus Rahmanto
Menurut Agus Rahmanto, bahwa gelaran Nobar sekaligus untuk menyampaikan pesan Kamtibmas. Harapannya masyarakat bersama-sama untuk menjaga keamaman dan ketentraman di wilayah Kota Surabaya. (tom)
Editor : Redaksi