Laporan: Iwan Dayat.
Pasuruan, suara-publik.com - Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan dibawah dipimpin Andri Wahyudi Amd Menampung aspirasi dari Asosiasi Pedagang Ayam Potong dari Kabupaten dan Kota Pasuruan.
"DOC susah adanya pun grade C dan harga 8.000 cukup mahal dan barang tidak ada sepertinya para kapital tidak ingin lagi bermitra dengan peternak lokal" keluh salah satu pengurus asosiasi pedagang ayam.
Mahalnya harga telur ayam semenjak pasca Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah, pada beberapa pekan terakhir juga berdampak pada langkanya ayam potong di pasaran.
Bahkan dari pantauan suara publik jika ada pedagang ayam potong harganya pun cukup tinggi seperti halnya yang berada di pasar malam Gadingrejo kota Pasuruan yang mencapai hingga 40 ribu / Kg.
Sementara itu untuk harga ayam yang saat ini mencapai 25.000 per kilo untuk ayam hidup di kandang sangat tidak wajar dan melebihi harga yang ditetapkan oleh Kementrian Pertanian yakni sebesar 20 ribu / Kg.
" Kami akan mengupayakan Hingga harga ayam potong yang saat ini melambung cukup tinggi bisa kembali normal, " Kata Andri yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI P Kabupaten Pasuruan.
" Selanjutnya hari Rabu kita panggil seluruh Pabrikan dan stakeholder nya agar masalah ini mendapatkan solusi, " Pungkas Andri, ( dyt).
Editor : Redaksi