Laporan : Mahfud Susyanto
BONDOWOSO. Suara-Publik.com- Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso melaksanakan study banding ke kota Balikpapan dalam rangka meningkatkan kinerja Pejabat Daerah khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah( PAD )juga peningkatan pelayanan Publik.
Di sela sela kujungannya Rombongan sempat singgah dan Bakti sosial(Baksos) di kota Balik Papan yang saat ini menampung 6000 pengungsi korban Gempa Palu yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan kerjanya Sinung Sudrajad. S.Sos menjelaskan(19-10)" Banyak yang di dapat di Balikpapan, terutama adalah potensi khas daerah, dalam rangka pembangunan penguatan karakter daerah. jika dilihat di lapangan, yang ada di Balikpapan banyak perkembangan yang sangat signifikan, karena memang sudah daerah surplus,"terangnya.
Seperti di sebutkan, Potensi maritim dengan Pengeboran Lepas Pantai, dengan Tol laut, Batubara, sebagai daerah industri dll. Dari potensi potensi tersebut terutama Daerah Balikpapan itu sudah sangat melesat ke depan, karena memang sudah dikemas dengan baik maka mendatangkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) yang luar biasa besar,"ujarnya.
Maka ini bisa di buat acuan untuk Bondowoso, Keberpihakan anggaran, harus fokus kepada potensi potensi khas daerah Dengan perencanaan yang tepat sehingga akan tampak jelas target dan capaiannya. Inovasi inovasi semacam inilah yang diperlukan terutama di Bondowoso,"imbuhnya.
Kemudian, setelah acara pembahasan study banding APBD antara DPRD Bondowoso dan DPRD Balikpapan. Tim juga di sempatkan menjenguk saudara saudara korban Gempa di Palu yang di ungsikan di Balikpapan. "Dalam penerapan bantuan korban/pengungsi dari daerah bencana, di Kota Balikpapan juga termanage dengan baik, hampir tidak ditemukan tarikan amal di jalan jalan, seperti di daerah lain, semua dikoordinir satu pintu oleh Dinas Sosial.
Lalu ada posko yang khusus didirikan untuk penyaluran bantuan dan ditunjukkan secara transparan baik itu bantuan berupa uang maupun barang, semua pihak bisa mengakses.
Untuk, Kota Balikpapan menampung 6000 jiwa lebih pengungsi gempa Palu,"pungkasnya.
Editor : Redaksi