Wakil Bupati Situbondo Optimis, Sambut Kunjungan Wisata 2019.

suara-publik.com
Foto: H. Yoyok Mulyadi Wakil Bupati Situbondo.

Laporan : Edo -Situbondo

SITUBONDO, (Suara-publik.com) - Wakil Bupati Situbondo H. Yoyok Mulyadi mengaku sudah mulai memperkuat sektor pariwisata. Terutama, pengembangkan beberapa destinasi prioritas wisata di Kabupaten Situbondo.

“Target besarnya adalah merealisasikan kunjungan ribuan wisatawan lokal dan mancanegara (wisman) tahun 2019 nanti,”kata Wakil Bupati Yoyok.

Menurut Yoyok, peran pariwisata sangat penting dan komplek sebab melibatkan semua pihak. Bahkan masyarakat pun harus bisa bersinergi untuk menciptakan destinasi wisata yang baik. Masih kata Yoyo, destinasi utama yang terus dikembangkan itu, tujuannya tidak hanya sebagai persiapan kunjungan wisata saja. Namun untuk mengurangi current account deficit, sehingga Pemerintah daerah terus memperkuat industri pariwisata.

“Salah satu tujuannya juga untuk perekonomian bisa akan terus tumbuh. Satu keharusan Pemerintah Situbondo capaian pertumbuhan pesat dalam industri pariwisata harus terus di lakukan, banyak dampak positif dari pengembangan wisata satu contoh perkembangan ekonomi akan menigkat," Jelasnya, Senin (26/11/2018).

Lanjut Yoyok, mengembangkan Pariwisata itu multidimensi. Oleh sebab itu harus didukung dengan cara multidimensi juga, dan hal ini sebagai salah satu sektor untuk peningkatan Pendapatan Daerah (PAD).

Selain itu, di APBD terlihat dimensi yang multi untuk mendukung sektor pariwisata. Mulai dari dimensi aksesibilitas, akomodasi, dan dimensi atractiveness. Aksesibilitas adalah dimensi pertama. Terutama akses ke tempat destinasi prioritas tersebut.

"Mulai dari transportasi, Termasuk air bersih, listrik dan telekomunikasi dan insfrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata," tambah Yoyok.

Ditegaskan, Pemkab Situbondo sengaja dan memang tidak mau melibatkan investor luar karena prosesi pengembangan dalam pembangunannya Wisata akan membutuhkan waktu lama, oleh karenanya Situbondo akan melibatkan investor lokal saja, karena Pemkab bisa dikatakan baru memulai untuk mengembangkan segala aspek dibidang sektor wisata.

"Kita memang tidak mau mendatangkan atau menerima investor luar, karena prosesnya akan lama. Tetapi, kita libatkan investor swasta dan pemerintah berkomitmen memasukkan ke dalamnya. Kita akan terus tingkatkan instrumen dari keuangan untuk mendukung pariwisata. Pemkab siap mendukung melalui berbagai channel yang kita punya untuk mendukung wisata di Situbodo,"ucapnya.

Lebih jauh Yoyok mengatakan, dimensi pengaturan tata ruang juga diperlukan Dimensi ini yang nantinya menciptakan Atraksi. "Tidak hanya di dinas pariwisata. tetapi Semuanya bersama-sama untuk bertanggung jawab dengan destinasi Wisata 2019," lanjutnya.

Dikatakan, Pemerintah juga terus berupaya menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur besar. Khususnya perluasan dan pembangunan potensi wisata dan jalan yang tersebar di seluruh titik akses lokasi Wisata, mulai dari barat hinggga ke ujung timur kabupaten Situbondo.

"Jadi, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah bukan hobi, Namun penting dilakukan untuk menggerek investasi. Termasuk sektor pariwisata yang ada, sehingga dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Situbobdo. Disamping itu, Industri pariwisata yang bisa lebih intensive, kemudian akan menciptakan kemanusiaan yg adil dan beradab," papar Yoyok.

Kata Yoyok, Pariwisata ini menjadi sangat penting. Sebab, dari momen ini muncul siapa pelaku yang multidimensional dan bersinergi salain memerkuat kebersamaan. "Karena itu, kebersamaan dan konsolidasi itu penting. Pemerintah daerah komitmen untuk membangun pariwisata telah menetapkan 2 destinasi prioritas dan yang lainnya, untuk dijadikan sebagai penunjang prioritas. Saat ini seluruh resource kita dipake untuk membangun bersama-sama,"pungkasnya.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru