Peringati Hari Korupsi Sedunia, GAK Bondowoso Turun ke Jalan.

suara-publik.com

Laporan : Redaksi

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Peringati hari anti korupsi sedunia, puluhan aktifis gelar orasi disejumlah titik di Bondowoso. Sementara itu, puluhan keamanan dari Polres Bondowoso turut disiagakan.

Dalam aksinya, aktifis yang terdiri dari sejumlah LSM ini minta kepada penegak hukum agar kasus dugaan korupsi yang ada di Bondowoso benar-benar diungkap, sehingga tidak ada kecemburuan kalau penegak hukum main mata denga pelaku korupsi.

Selain itu, mereka menilai Penegak Hukum mandul dalam menangani kasus korupsi di Bondowoso, padahal banyak perkara dugaan korupsi yang sudah sampai di Keplisian, dan Kejaksaan tetapi tidak ada tindaklanjutnya.

100%

Salah satu peserta Gerakan Anti Korupsi Bondowoso (GAKB), Ahmad Fauzan Abdi, mengatakan GALB ini merupakan gabungan puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) antikorupsi yang ada di Bondowoso. Aksi ini dilakukan untuk mengingatkan pera penegak hukum baik itu Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat Pemkab Bondowoso.

Kasus korupsi yang sering mandeg di Bondowoso, seringkali diperankan oleh Inspektorat. Sebab, Polisi maupun Kejaksaan masih menunggu rekomendasi dari Inspektorat. Hal sudah sering terlontar jika yang dilakukan Inspektorat itu upaya pencegahan. “Inilah yang membuat supremasi hukum di Bondowoso semakin buruk dimata masyarakat, karena Polisi dan Kejaksaan tidak independen lagi dan hanya menunggu rekomendasi Inspektorat,”kata Fauzan.

Kata dia, Penegak hukum di Bondowoso tidak lagi sebagai panglima, tapi terkesan seperti budak Inspektorat. Sehingga GAB perlu untuk menggugah dan mengingatkan para penegak hukum di Bondowoso benar-benar professional dalam menegakkan kebenaran.

Setelah melakukan orasi dan membentangkan poster, aktivis antikorupsi ini kemudian mendatangi sejumlah tempa-tempat vital, Inspektorat, Kejaksaan dan Kepolisian.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru