Laporan: Rehan Yudha.
BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Analisa Dampak Lingkungan yang wajib buat setiap usaha tertentu. Banyak nya AMDAL yang tidak diperhatikan oleh pengusaha, sementara pihak Pemda melakukan pembiaran. Membuat kerusakan dalam jangka panjang lingkungan diwilayah sekitar perusahaan.
Hal ini membuat aktifis Geram terhadap Pemda dan Perusahaan serta para penegak hukum. Aksi unjuk rasa tunggal yang dilakukan oleh aktifis Jas Merah, M. Ilham, seorang seorang diri ke Mako Polres Bondowoso mendapat pengawalan ketat dari Aparat Keamanan Polres Bondowoso.
Unras tunggal ini mempersoalkan ijin PT Bonindo yang sudah 20 tahun tidak pernah tersentuh oleh Hukum, salah satunya masalah AMDAL.
Menurut Ilham, dampak lingkungan yang diakibatkan perusahaan PT Bonindo perlu dianalisis sebagai bahan pertimbangan pembuat keputusan, sedangkan yang terjadi di Bondowoso adalah tidak seperti yang di harapkan.
"Terkait Amdal, seolah-olah di sepelekan, dan tidak pernah tertangani secara serius oleh Bupati sebagai pemangku kebijakan dan Polres Bondowoso sebagai penegakan hukum," kata Ilham.
Ia mengaku, jika aksinya yang sendirian ini untuk meminta pada pihak Bupati dan Polres Bondowoso agar segera menindak lanjuti permasalahan yang lama terpendam ini. Sebab masalah ini juga sangat berpengaruh pada Pemerintahan Bondowoso dan Hukum kedepan.
"Kalau selama ini, pihak pemerintah daerah dan Polres Bondowoso hanya yang diurus adalah masalah yang kecil saja, sedangkan masalah yang sangat besar terkesan dikesampingkan," imbuhnya.
Aksi demo Ilham ke Mako Polres Bondowoso dibilang nekat, namun aksinya tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, karena masih bisa menyampaikan aspirasi kepada yang berwenang. Kedatangan Aktivis Jas Merah ini langsung disambut oleh anggota kepolisian dan diterima oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso. (han)
Editor : Redaksi