Puluhan Warga Sumber Agung, Hadang Belasan Armada Logistik Tambang Emas Tumpang Pitu.

suara-publik.com

Laporan : Gafur.

BANYUWANGI, (Suara-Publik.Com) - Puluhan warga Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi menghadang armada logistik yang keluar masuk tambang emas tumpang pitu.

Mereka memblokade jalan desa Sumbermulyo dan desa Sumberagung, tepatnya di pertigaan Lowi, akibat blokade jalan tersebut belasan armada logistik yang keluar masuk dari tambang emas tumpang pitu terpaksa berhenti.

Menurut salah seorang koordinator warga yang memblokade armada tambang, Yus Anang mengatakan, pihaknya menghadang armada tambang lantaran sampai saat ini belum ada surat ijin kelas jalan yang di tunjukkan ke warga.

"Sesuai hasil pertemuan yang sudah di sepakati beberapa lalu, warga dan perusahaan tambang sepakat ada konpensasi untuk perbaikan jalan yang rusak segera di perbaiki. Namun perbaikan jalan yang disepakati itu sampai saat ini tidak di lakukan sesuai harapan.

Bahkan surat ijin kelas jalan dari PU dan dishub sampai saat ini belum bisa di perlihatkan, "kata Yus Anang.

Sementara itu dari Obvitnas Polda Jatim, Kompol Mustakim, yang mengawal armada logistik dari tambang emas ke Jajag, saat di konfirmasi mengatakan, untuk surat ijin kelas jalan dari PU dan Dishub, tahun 2019 sudah ada tinggal mengatur kapan bisa pertemuan dengan warga, dan rencananya akan di gelar di Kecamatan.

100%

"Untuk surat ijin terkait kelas jalan dari PU dan Dishub 2019 sudah terbit tetapi belum bisa di tunjukkan ke satu persatu warga, dan kita akan segera lakukan pertemuan di kecamatan, dan terkait bolkade jalan ini akan kami sampaikan ke perusahaan,"jelanya.

Pantauan wartawan Suara-Publik (SP) di lokasi penghadangan armada tambang emas desa Sumbermulyo, semua armada logistik yang akan keluar dari tambang balik ke tambang lagi karna tidak ada kesepakatan antara warga dan pelaksana harian obvitnas Polda Jatim.

"Daripada terjadi hal yang tidak di inginkan, ya kita tarik lagi armada logistik ke tambang. "pungkas Obvitnas kompol Mustakim. (gfr)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru