Bangunan Irigasi di Desa Klabang Agung Jebol, Dinas PUPR Tutup Mata.

suara-publik.com

Laporan : Cipto.

Bondowoso (suara-publik.com) - Bangunan irigasi di Wilayah Kabupaten Bondowoso banyak kurang perhatian, setiap tahun anggaran baru hanya memprioritaskan bangunan baru sehingga bangunan lama yang sangat di butuhkan perbaikannya untuk kesejahteraan petani sangat nyata tidak di perhatikan.

Seperti yang di terangkan oleh salah satu tokoh petani bernama Bahri saat ditemui SUARA PUBLIK (10-04-19) menuturkan " kerusakan ini bukan diakibatkan faktor alam atau diterjang banjir, akan tetapi diduga kuat penyebab kerusakan campuran dan pekerjaan yang dilakukan tidak layak, jelek dan terkesan terburu buru Mas " tutur Bahri di lapangan.

Bahkan dikatakan Bahri proyek ini tumpang tindih atau bangunan baru hanya ditempelkan begitu saja pada bangunan lama (Tumpang Tindih), tanah tidak dikopras, bahkan pondasinya tidak memenuhi syarat sehingga bangunannya tidak kokoh.

Lebih lucunya lagi, sampai saat ini dari pihak terkait seperti dinas PUPR dan Dinas Pertanian Bondowoso terkesan ada pembiaran. Bahkan lebih aneh lagi, setiap usulan usulan petani tidak di gubris sama sekali.

Maka dari itu, untuk mengatasi volume air ke hilir sudah jelas kesulitan dan kekurangan, karena kebocoran di hulu tidak kunjung ada penanganan. Dengan begini, pendapatan para petani berkurang karena volume air yang di butuhkan sangat minim, sehingga hasil petani dari lahan pertaniannya tidak maksimal,"pungkasnya.

Sementara di tempat terpisah pihak UPTD Kota, Ike ketika dikonfirmasi tidak memberikan jawaban, Ike terkesan mengabaikan temuan masyarakat dan Wartawan.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru