Disdikbud Bondowoso Yakin, UNBK SMP dan USBK SD 2019 Tidak ada Kendala.

suara-publik.com
Foto: Ilustrasi Siswa saat ujian.

Laporan Guido Saphan

BONDOWOSO, (Suara-publik.com)-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso menyakini pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komoputer (UNBK) SMP/MTs Negeri/Swasta dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD/MI 2019 yang berlangsung serentak mulai 22 April nanti tidak mengalami kendala.

Karena, semua persiapan pelaksanaan UNBK SMP dan USBN 2019 di Kota Tape –sebutan Kabupaten Bondowoso- sudah mencapai seratus persen.  

Kepala Disdikbud Bondowoso, Harimas di kantornya kemarin mengatakan, UNBK SMP dan USBN 2019 memang kali pertama dilaksanakan bersamaan dan waktu pelaksanaan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, Disdikbud Bondowoso  menyakini tidak ada kendala dalam pelaksanaan UNBK SMP dan USBN SD tahun pelajaran 2018-2019 ini.

”Semua sudah siap. Semua sekolah sudah meng-update siswa peserta UNBK SMP dan USBN SD. Juga, sekolah mana saja menjadi sekolah penyelenggara UNBK SMP dan USBN SD sudah ditetapkan,” katanya.  

Khusus UNBK SMP yang menggunakan komputer, menurut Harimas, Disdikbud meminjam fasilitas komputer milik SMA dan SMK di Bondowoso yang sudah selesai ujian nasional beberapa waktu lalu. Selain itu, UNBK SMP akan dilakukan tiga sesi dalam sehari. ”Jadi, bagi SMP yang fasilitas komputernya belum  memadai, siswanya UNBK dengan meminjam laboratorium komputer di SMK Negeri 3 Bondowoso, SMA Negeri 2 Bondowoso, SMK Negeri 2 Bondowoso, SMKN 1 Bondowoso, SMKN PP Tegalampel, dan lainnya dengan sistem sesi pertama, kedua, dan ketiga, bergantian,” terang mantan Kepala BKD, Diskopperindag, Inspektorat, dan Sekretaris DPRD (Sekwan) Bondowoso ini.  

Begitu juga dalam mengantisipasi adanya pemadaman listrik dan jaringan internet, Harimas menjelaskan, Disdikbud sudah melakukan koordinasi dengan PLN dan Telkom Bondowoso. Selain itu, Disdikbud meminta Kasat Binmas Polres Bondowoso untuk membantu mengkomunikasikan masalah ini dengan PLN agar UNBK SMP di Bondowoso tidak ada kendala. ”Karena itu, kami sudah berkirim surat ke PLN untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik ini. Sedangkan, untuk USBN SD tidak ada masalah, karena menggunakan kertas dan bukan komputer,” jelasnya.  

UNBK SMP dan USBN SD 2019 di Bondowoso diikuti 21.511 siswa. Rinciannya, 6.621 siswa kelas 9 SMP Negeri/Swasta  dan 3.803 siswa kelas 6 MTS Negeri/Swasta serta 9.523 siswa kelas 6 SD Negeri/Swasta dan 1.564 siswa kelas 6 MI Neger/Swasta di Bondowoso. UNBK SMP dilaksanakan empat hari pada 22-25 April 2019 dan USBN SD berlangsung tiga hari pada 22-24 April 2019. Materi pelajara UNBK SMP yakni Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris. Materi pelajaran USBN SD yakni, Bahasa Indonesia, Matemetika, dan IPA. Bagi siswa tidak bisa mengikuti UNBK SMP/MTS dan USBN SD/MI, dapat mengiktu ujian nasional susulan pada 26-30 April 2019.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru