suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Imron Sadewo "Monata" Nangis, Saat Hearing Dengan Komisi C DPRD Surabaya.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya, suara-publik.com - Imron Sadewo perwakilan dari PAMMI menangis merenungi nasib musisi Jatim yang kesulitan mencari nafkah akibat kebijakan pemerintah Jatim dan Pemkot Surabaya. Tangis sesenggukan itu terjadi saat Imron pentolan OM Monata mendapat kesempatan menyampaikan uneg-uneg nya dihadapan Komisi D DPRD Surabaya.

"Kami seluruh anggota persatuan musisi melayu Indonesia Jatim kesulitan untuk memberi nafkah pada keluarga. Semua barang berharga yang kami kumpulkan selama bertahun- tahun ludes terjual untuk makan, bayar sekolah anak, listrik dan air pdam. Bahkan kami juga berhutang lumayan banyak untuk mempertahankan hidup. Bila kebijakan ini masih diteruskan, Perwali 33 tidak dicabut, kami akan turun ke jalan untuk bisa hidup seperti biasanya" kata Imron Sadewo terlihat sesenggukan.

Bukan hanya Imron yang mewakili para pekerja hiburan yang dikordinir Pemuda Pancasila yang ikut hearing dan minta Perwali no 33 tahun 2020. Tapi ada juga Aliansi Musisi Surabaya, yang ikut menyuarakan dicabutnya Perwali no 33 tahun 2020.(jo)

Editor :