Gresik, suara-publik.com Tempat wisata yang menawarkan konsep Fotogenic saat ini sedang digandrungi milenial. Istilah Wisata Instagramable, objek wisata seperti ini memiliki daya pikat tersendiri.
Bahkan di setiap daerah memiliki keunikan masing-masing. Salah satunya di Gresik, Jawa Timur. Objek wisata ini sedang hits diganderungi milenial. Namanya Wisata Alam Gosari (Wagos). Wisata alam yang berada di Ujung Pangkah Gresik ini viral setelah banyak para pengunjung yang mengupload hasil fotonya.
Wisata alam ini memadukan konsep alam dengan miniatur-miniatur bangunan unik yang terbuat dari kayu bekas, cocok dikunjungi kaum milenial yang suka berfoto. Berbagai spot-spot foto yang Instagramable ada di sini, seperti sangkar burung, gardu pandang, rumah hobbit, dan berbagai konsep bangunan yang terbuat dari kayu lainnya.
Wisata alam ini menawarkan suasana khas pedesaan dengan keindahan alam perbukitan kapur yang memesona.
Di sini juga ada Kolam Bidadari dan beberapa spot untuk swafoto. Di antara peninggalan bersejarah tersebut, terdapat situs pengolahan gerabah, kubur kuno Tugaran, dan prasasti Gua Butulan yang terletak di atas bukit kapur Gosari.
Selain itu, terdapat juga lahan yang digunakan untuk kegiatan camping dan outbond, juga menyediakan kuliner khas Pantura yaitu bonggolan.
Lokasi wisata alam Gosari berada di lereng bukit kapur Desa Gosari.
Masih di areal Wisata Alam Gosari, ada juga sendang pancuran. Berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, rute menuju wisata ini sangat mudah. Terletak 40 km dari pusat Kota Gresik.
Anda tidak akan dikenakan biaya untuk masuk ke wisata ini. Cukup membayar biaya parkir. Roda dua Rp3.000, roda empat Rp5.000. Wisata Alam Gosari buka mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.
Beberapa hari yang lalu Gubernur Jawa Timur telah mengunjungi Wagos, kamis (29/7) untuk melihat dan menunjang Model Wisata Tangguh dengan PPK atau Penegakan Protokol Kesehatan, sebagai bagian penanggulangan serta meminimalisir, Penyebaran Covid-19 di saat New Normal ini.
"Ibu Gubernur Jatim meminta, agar sejarah di Wagos bisa dipertahankan. Bu Gubernur Jatim menyumbang Rp. 50 juta bagi pengembangan Wagos, serta nantinya dikelola oleh BUMDes Gosari” ungkap Kepala Desa Gosari, Fatkhul Ulum, jumat (30/7).
Ditambahkan Fatkhul Ulum, bahwa Pemdes dan BUMDes Gosari ke depan, bisa membangun Museum Sejarah Desa Gosari, sebagai bagian dalam pelestarian berbagai situs bersejarah di Area Wagos, karena itu merupakan keunggulan Wagos, juga akan dibangun Kolam Bernuansa Alam.(Wahyudi).
Editor : Redaksi