Gresik, suara-publik.com - Sempat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Gresik, senin (28/7) soal penanganan Covid-19, Imam Zusdi Ghozali (49) Ketua DPRD Kabupaten Jepara meninggal dunia pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020.
Almarhum meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dan dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
Setelah pulang dari Kunker di DPRD Gresik, Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengeluhkan sakit dan langsung melakukan perawatan di RSUD Sunan Kalijaga, Demak, Jawa Tengah, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, kemudian meninggal dunia.
Informasi dari Setwan (sekretariat dewan) saat kunker Ketua DPRD Jepara bersama rombongan diterima oleh Anggota Komisi IV yang membidangi penanganan Covid-19 di ruang Paripurna DPRD Gresik.
Rombongan diterima Anggota Komisi IV DPRD Gresik Noto Utomo (Fraksi PDIP) dan Dawam (Fraksi Gerindra). "Yang pasti bukan pimpinan DPRD yang menerima, " terang Hari Sawaludin. Hari menambahkan, saat DPRD Gresik menerima Kunker Ketua DPRD Jepara protokol kesehatan tetap dijaga.
Sebelum rombongan Ketua DPRD Jepara diterima, cuci tangan pakai hand sanitizer, dan pemeriksaan suhu tubuh (thermo gun) dilakukan.
Sementara Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Pemkab Gresik, Tarso Sagito, S.H.,M.Hum, menyatakan turut menerima Kunker rombongan Ketua DPRD Jepara.
Ketika itu, lanjut Tarso, dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut menemui selain dirinya, juga ada Kepala Bappelitda (Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah) Herman TH Sianturi, dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sentot Supriyohadi.
Menurut Tarso, saat menerima rombongan Kunker Ketua DPRD Jepara, juga ada rombongan Kunker dari DPRD Bangkalan, Madura, Karena materi sama, Kunker 2 rombongan DPRD Jepara dan Bangkalan dijadikan satu di ruang rapat paripurna.
"Ya waktu pertemuannya digabung karena materi yang dipelajari DPRD Jepara dan Bangkalan sama soal penanganan Covid-19 dan realokasi dan recofusing anggaran," terang Tarso, senin (3/8).(imam)
Editor : Redaksi