suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diupayakan Lsm BP3RI, Ijazah Murid Smpn 2 Purwoharjo Banyuwangi Diserahkan.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Kasek Moch. Iman Syafi'i, Spd. Mpd beserta Awak Media dan LSM BP3RI
Foto: Kasek Moch. Iman Syafi'i, Spd. Mpd beserta Awak Media dan LSM BP3RI

Banyuwangi, Suara publik. com - Dimasa pandemi covid 19 yang berat dalam mengais rejeki, beberapa walimurid SMPN 1 Purwoharjo mengeluh untuk ijazah yang masih di tahan oleh pihak sekolah karena masih banyak tanggungan yang belum di lunasi berupa uang bimbel Rp 750.000, uang akhir tahun Rp 250.000 dan SPP yang satu tahunnya Rp 600.000, dan itu beberapa walimurid masih kurang pembayarannya dengan nominal bervariasi.

Salah satu walimurid yang enggan di sebut namanya mengatakan jika anaknya sudah cap tiga jari, akan tetapi ijasah masih belum di berikan oleh pihak lantaran masih ada kekurangan biaya yang belum dilunasinya. “Jujur masih ada tunggakan beberapa yang belum saya selesaikan di sekolahan, tapi waktu itu juga sudah banyak yang di berikan langsung setelah cap tiga jari yang mungkin sudah lunas pembayarannya” tegas walimurid.

“Dan mungkin di masa pandemi ini saya benar – benar tidak bisa membayar karna ekonomi keluarga melemah” imbuhnya. Sabtu, 29 /8/ 2020.

Beberapa awak media dan LSM BP3RI menemui kepala sekolah SMPN 1 Purwoharjo Moh Imam Syafi’i ,Spd, Mpd, diperoleh keterangan bahwa, pihak sekolahan tidak pernah mempersulit pengambilan ijasah, baik ada kekurangan pembayaran apapun bentuknya.

“Dan semua murid yang ijazahnya masih di sekolahan silahkan di ambil karna pihak sekolahan dari dulu tidak pernah memberatkan walimurid untuk masalah pembayaran yang ada di skolahan”, ujar Imam.

Selang beberapa lama dua murid yang bermama Jennyta Azzahra Muchtar dan Ryo Aldiano Eka Syahputra mendatangi sekolahan karna diberi informasi oleh salah satu anggota LSM bahwasaya pengambilan ijasah di SMPN 1 Purwoharjo boleh di ambil meski masih ada tanggungan di sekolahan.

“Terimakasih untuk media dan LSM BP3RI karna beliau, ijasah kami bisa di ambil dan bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya”. Kata dua murid yang sering di sapa Jennyta dan Rio.(budiyono)

Editor :