suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Mau Dikonfirmasi Terkait Proyek Misterius, Kades Ini Langsung Blokir Beberapa No Wa.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Gresik, suara-publik.com Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang tahun ini menerima suntikan anggaran BK hampir satu Milyar untuk pembangunan infrastruktur. Bak program misterius, banyak pihak tidak mengetahui secara pasti berapa nilai dan lokasi fisik pekerjaan realisasi dana tersebut.

Bahkan nama proyeknya pun warga juga tidak begitu paham. Di lokasi proyek juga tidak terpasang papan informasi apapun sehingga membingungkan warga.

Terlihat pembangunan proyek Air Bersih yang tidak jauh dari balai Desa juga tidak memakai papan informasi proyek, masyarakat sekitar dan pekerja mengaku tidak tahu menahu berapa dana yang dikucurkan untuk menjalankan proyek tersebut.

Kades Klotok, Heri saat akan dikonfirmasi, minggu (6/9) melalui pesan singkat Whatsapp langsung memblokir nomor awak media, “Pak Kades Klotok memang suka blokir nomor HP dan WA, ya cuma beliau yang seperti itu, entah kenapa Kades itu suka blokir nomor, saya jadi heran.” Kata Sulaiman, minggu (6/9).

Sulaiman menambahkan, tradisi memblokir nomor sudah kerap dilakukan Heri Kades Klotok, dan bukan baru dialami pewarta media kabar daerah. Ada keluhan yang sama yang datang dari insan pers yang lain. “Saya juga salah satu korban terkena dampak pemblokiran oleh Kades Klotok. Padahal kalau mau dilihat, jujur tidak ada masalah yang terlalu besar sama sekali sehingga saya harus diblokir. Kesalahan yang bagaimana sampai nomor saya diblokir, saya jadi bingung sendiri.” Terangnya.

Sulaiman dalam penjelasannya lagi mengemukakan rasa keprihatinannya atas fenomena baru ini yang merasa aneh dengan kelakuan oknum pejabat Kepala Desa Klotok.

“Aneh memang. Kalau tak mau balas permintaan konfirmasi, atau tak mau baca berita-berita yang dishare, atau jika memang alergi dengan wartawan dan LSM, bukan berarti harus langsung blokir nomor." ungkapnya. "Tidak mau ladeni ya tak perlu sibuk membalas dan menanggapi kan?. Masa begitu saja kok repot-repot harus blokir nomor?. Inikan sama saja tindakan yang tidak jentelmen dan profesional sebagai pejabat publik, dalam menghadapi pekerja kulih tinta dan aktifis LSM." tambahnya.

Ketua LSM LEDAK Gresik sewaktu ditanyai soal tradisi blokir oleh oknum pejabat, Imam Syafii turut membenarkan, Dia bahkan menceritakan pengalamannya yang sama seperti yang dialami awak media. "Ini sama saja tindakan yang tidak Gentelmen dan tidak profesional, tidak menggambarkan figur pejabat pemerintah yang berwibawa, beretika dan tahu menghargai profesi jurnalisme.” Imbuh.

Imam seakan kecewa dengan kebiasaan Heri tersebut. "Pasti ada kesalahan dan tidak mau diganggu atau dikorek kinerja dan masalahnya, makanya dia langsung blokir. Kalau merasa tidak ada kesalahan, ya santai saja kan?. Ngapain blokir?!. Itu namanya tidak jentelmen.” Pungkasnya. (dedi)

Editor :