suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beli Sabu Seharga 300 Ribu di Jln. Kunti, Amir dan Syaiful Diadili.

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Rudi bin Amir bersama terdakwa foto: Moch.Syaiful Nizar, perkara sabu sabu, menjalani sidang online di ruang Garuda 2 PN.Surabaya.
Foto: Terdakwa Rudi bin Amir bersama terdakwa foto: Moch.Syaiful Nizar, perkara sabu sabu, menjalani sidang online di ruang Garuda 2 PN.Surabaya.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara-publik.com - Sidang perkara penyalagunaan narkotika jenis sabu, dengan terdakwa Rudi bin Amir bersama terdakwa Moch.Syaiful Nizar, digelar diruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online, Kamis (24/09/2020).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Ashar,SH dari Kejari Tanjung Perak, yang mendakwa kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU Rl No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidang dilanjutkan dengan menghadirkan saksi penangkap Danyon Rahardian dari Polri. Saksi menerangkan benar telah menangkap kedua terdakwa di jalan Sidotopo wetan, saat mengendarai sepeda motor.

Saksi menjelaskan saat dilakukan penangkapan ditemukan satu poket sabu dalam Dompet milik terdakwa Amir.

Menurut pengakuan terdakwa, sabu tersebut dibeli cara patungan seharga 300 ribu, beli kepada Rizky (DPO) di jalan Kunti Surabaya.

Menurut terdakwa sabu tersebut untuk stok bersua dipakai sendiri. Saat pemeriksaan kedua terdakwa, mengakui perbuatannya, sudah dua kali membelu sabu di jalan Kunti dengan cara patungan.

Sidang dilanjutkan pekan depan tanggal 1 Oktober 2020, dengan agenda tuntutan dari JPU.

Diketahui, bahwa terdakwa I Rudi bin Amir bersama terdakwa II Moch.Syaiful Nizar bin Djuri Arifin (alm), pada hari Kamis tanggal 26 Maret 2020 sekitar pukul 01.00 WIB, Bertempat di Jl Sidotopo Surabaya.

" Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman ".

Berawal terdakwa I datang ke kost terdakwa II di jalan Sidotopo Wetan. Selanjutnya terdakwa II mengajak terdakwa I urunan beli sabu masing masing 150 ribu, selanjutnya kedua terdakwa berangkat beli sabu di jalan kunti, berboncengan sepeda motor milik terdakwa II.

Terdakwa membeli sabu kepada Rizky (DPO) sebanyak 1 poket seharga 300 ribu, yang disimpan oleh terdakwa I di dalam dimpet, dan menuju ke kosan terdakwa II.

Perbuatan para terdakwa diketahui oleh saksi Tegor Riyanto dan saksi Danyon Rahardian selaku anggota Polri.

Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan 1 pockhet shabu, 1 buah dompet di dalam dalam celana terdakwa I dan 1Unit sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarai oleh para terdakwa.

Selanjutnya para terdakwa beserta barang bukti di bawa ke kantor kepolisian guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(sam).

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper