suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beli Sabu 1,45 Gram Dibagi Jadi 3 Poket, Arif Jatmiko Divonis 6 Tahun dan Denda 1 Miliar.

avatar suara-publik.com
Terdakwa Arif Jatmiko alias foto: Koko bin Riyadi, menjalani sidang yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara Online.
Terdakwa Arif Jatmiko alias foto: Koko bin Riyadi, menjalani sidang yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara Online.
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara-publik.com - Sidang lanjutan perkara penyalagunaan Narkotika jenis sabu seberat 1,45 gram ( dalam bentuk 3 poket ), dengan terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara Online.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim yang memimpin persidangan, Mengadili, " Menyatakan Terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi tersebut di atas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Tanpa Hak Membeli dan Menjual Narkotika Golongan I Bukan Tanaman”, Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun dan denda sejumlah 1 Miliar, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 2 bulan.

Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Menetapkan Terdakwa tetap ditahan; Menetapkan barang bukti, berupa : 3 bungkus palstik sabu berat total 1,45 gram. 1butir yang di duga pil ekstasi warna merah. Dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu,SH dan Sri Winarni,SH dari Kejati Jatim. Sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam Dakwaan Pertama.

Dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp. 1 Miliar, subsidair selama 3 bulan penjara.

Diketahui, dalam dakwaan jaksa , bahwa terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, pada hari Senin tanggal 10 Pebruari 2020 sekitar pukul 21.30 Wib. Bertempat dipinggir Jalan Raya Bratang Kel. Ngagelrejo Kec. Wonokromo Kota Surabaya.

Berawal adanya informasi masyarakat adanya tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi didaerah Bratang Kota Surabaya yang dilakukan oleh terdakwa.

Selanjutnya saksi Siswono dan saksi Hari Siswanto petugas Ditreskoba Polda Jatim melakukan menyelidikan tempat yang dimaksud.

Pada hari Senin tanggal 10 Pebruari 2020 sekira pukul 21.30 wib, saat didapati terdakwa sedang sendirian dipinggir jalan, petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan, ditemukan 3 bungkus sabu, masing masing seberat, 0,50 gram, 0,50 gram dan 0,45 gram, dengan berat total 1,45 gram. dan 1 butir pil ekstasi warna merah dengan berat 0,65 gram.

Barang bukti tersebut berada didalam jaket warna biru yang dikenakan terdakwa pada saat itu . Terdakwa mengaku mendapatkan barang tersebut dari membeli kepada Fatkhurrozi (DPO), seharga 900 ribu, pembayaran akan ditransfer jika barang tersebut sudah laku terjual.

Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 02 Pebruari 2020 sekitar pukul 16.00 wib, Fathkurozi (DPO) menelpon terdakwa untuk mengambil barang sabu di daerah Wonokromo.

Usai mengambil barang 1 bungkus sabu, terdakwa pulang kerumah, dan membagi menjadi 3 poket. Yang rencana akan dijual dengan harga 200 ribu perpoket. Yang sebagian sabu telah dipakai sendiri oleh terdakwa Arif Jatmiko.

Perbuatan terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI N0.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(sam).

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper