suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Berita Dibalik Berita Jual Beli Jabatan, Waras Terlihat Keluar Dari Ruangan Kadis.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Jombang, Suara Publik.com  -  Sejak cuitannya diakun pribadi facebook soal dugaan praktik jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Jombang menyedot perhatian publik, kehidupan hari hari seorang Waras dikabarkan tidak lagi nyaman.

Waras seolah sengaja menghindar dari kontak dengan khalayak ramai. Ruang interaksinya dibatasi. Entah dengan alasan apa. "Tidak mungkin dia (Waras) bersedia ditemui (wartawan, red). Kecuali lewat orang tertentu, "ucap seorang sumber, sebut saja AL, yang merupakan teman dekat Waras, membuka perbincangan.

Menurutnya, untuk bisa ketemu dengan Waras, saat ini diperlukan jasa dua orang yakni J dan W. "Kalau lewat dua orang ini baru bisa ketemu, "tegas AL memastikan.  

Lebih jauh AL menyebut, meski polemik seputar tuduhan sepihak dan menyudutkan petinggi Pemkab Jombang itu terbilang sudah berlalu bak ditelan dibumi, namun keseharian seorang Waras masih merasa tidak nyaman.

"Ndak tahu kenapa. Mungkin saja dia ketakutan karena yang dihadapi adalah penguasa. Semacam takut dengan pikiran dan bayangannya sendiri lah, "tambah AL. 

Ditanya apakah selama ini Waras sempat mendapat ancaman dari pihak tertentu karena cuitannya tersebut? AL menjawab, sejauh yang ia tahu, ancaman untuk Waras tidak pernah ada. Tapi apa betul seperti itu, AL pun mengaku tidak tahu persis.

Bahkan sebagai teman dekat, dirinya mengaku kesulitan untuk sekedar komunikasi lewat telpon, apalagi bertemu langsung dengan Waras. "Dia (Waras) sering pindah pindah tempat, "pungkasnya. 

Penuturan AL menjadi sedikit meragukan karena pada Jumat pagi, (18/9), Suara Publik.com memergoki Waras tengah keluar dari ruang kerja salah satu Kepala Dinas Pemkab Jombang.

Saat itu Suara Publik.com hendak menemui Kepala Dinas tersebut untuk sebuah keperluan konfirmasi berita. Setelah sekian waktu melakukan antrian tamu, tiba-tiba sosok fenomenal seorang Waras nongol dari balik pintu ruang kerja kepala dinas. 

Sejenak, pemandangan tersebut membuat Suara Publik.com tertegun tidak percaya. Tapi Waras terus berlalu. Langkahnya cepat seraya tatapannya fokus merunduk. Dia seakan tidak mempedulikan keadaan sekitar.

Dengan perasaan penuh heran, kehadiran Waras diruang kerja Kepala Dinas itu pun dimintakan klarifikasi. "Tidak ada apa apa. Hanya silaturrahim biasa, "kata Kepala Dinas tersebut dengan nada santai, saat Suara Publik.com berkesempatan masuk ruang kerjanya. (Din).

Editor :