suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jatim Asri: Perempuan Tani Bagikan Bibit Sayuran dan Buah.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya, suara-publik.com - Pada bulan oktober ini, DPP Perempuan Tani HKTI Jawa Timur yang di pimpin oleh Dr. Lia Istifhama, melaunching kegiatan serentak oleh pengurus dengan Tema: Perempuan Tani untuk Jatim Asri.

"Giat ini bisa berbentuk bercocok tanam, dengan memanfaatkan lahan pekarangan, maupun budidaya ikan, seperti lele, dan sebagainya.

Anggap ini kado ultah untuk Jatim yang akan usia 75 bulan ini. Sekaligus, kebetulan Oktober ini kami satu tahun masa kepengurusan”, jelas Ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim yang dipaparkan ketika rapat virtual pengurus PT HKTI Jatim dan DPK-DPK se Jatim. Rabu (7/10).

Kegiatan ini di sambut baik oleh Umi Musya'adah, M.Pd.I, selaku wakil sekretaris dpp PT HKTI jatim dengan membagikan bibit sayuran dan buah di tetangga-tetangganya di Bangkalan. Tujuan pembagian bibit sayuran tidak lain sebagai program ketahanan pangan juga.

Diharapkan dari program ini, warga senang menanam sayuran dan buah yang nantinya bisa dipanen dan dinikmati secara langsung. ”Nggak perlu lahan yang luas, cukup memanfaatkan pekarangan rumah, atau hanya dengan polibag atau bekas air kemasan untuk tempatnya. Ini juga dalam rangka menumbuhkan budaya menanam buat ibu ibu rumah tangga” tuturnya.

Adapun bibit sayuran dan buah yang dibagikan di antaranya, kangkung, selada, terong, sawi, cabe, jambu jamaika dan alpukat. Ia berharap ini dapat membantu masyarakat.

Perempuan kelahiran jember ini yang juga berprofesi sebagai Dosen di salah satu kampus swasta di surabaya ini juga menuturkan bahwa Indonesia di masa depan membutuhkan generasi yang lebih kuat dan sehat.

Sehingga memerlukan akses dan bentuk konkrit dari pola pangan sehat untuk membentuknya. Perempuan sebagai agen perubahan yang juga memiliki peran penting dalam sektor keluarga. Perempuan harus kreatif dan inovatif.

Sehingga dalam pemenuhan nutrisi 4 sehat 5 sempurna mereka tidak perlu membeli semuanya bahan pangan di luar, namun juga bisa menghasilkan sendiri dari lahan pekarangannya atau lainnya.

Dengan begitu akan membantu perekonomian keluarga. dalam pelatihan virtual ketahanan rumah tangga melalui Inovasi yang diselenggarakan oleh DPN. PTHKTI.

Jend TNI Purn Dr Moeldoko, selaku ketua HKTI nasional dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pada masa pandemi covid 19 ini, resiliensi ekonomi Rumah tangga dan aspek finansial menjadi penting untuk menjaga kelangsungan dan memelihara ketahanan rumah tangga. Oleh karena itu kita sebagai perempuan harus kreatif dan inovatif.(wahyu).

Editor :