suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pesta Sabu 1 Gram Seharga 1 Juta Rupiah, Eko Prasetyo dan Moch. Rafli Diadili.

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Eko Prasetya, Mohammad Rafli Romadhoni bin Asmuri, menjalani sidang yang digelar diruang Cakra,Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara online, Rabu (07/10/2020).
Foto: Terdakwa Eko Prasetya, Mohammad Rafli Romadhoni bin Asmuri, menjalani sidang yang digelar diruang Cakra,Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara online, Rabu (07/10/2020).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, suara-publik.com - Sidang perkara penyalagunaan narkotika jenis sabu, seberat 0,58 gram, sisa dipakai dari berat totalnya seberat 1 gram, dibeli dengan harga 1 juta, dengan terdakwa Eko Prasetya, Mohammad Rafli Romadhoni bin Asmuri dan Daniel yang (DPO), digelar diruang Cakra,Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara online, Rabu (07/10/2020).

Sidang beragendakan pembacaan dakwaan yang dilanjutkan dengan menghadirkan saksi penangkap dari kepolisian, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar,SH dari Kejari Tanjung Perak.

Dalam kesaksiannya Abdullah dari kepolisian menerangkan bahwa saat menangkap terdakwa, ditemukan barang bukti sabu seberat 0,58 gram beserta pembungkusnya dalam saku baju terdakwa.

Dan diakui membeli 1 gram sabu dari Osin (DPO) seharga 1 juta, dengan cara patungan bertiga. Lalu sabu tersebut oleh Osin diranjau di depan SMKN 5, dengan cara pembayaran di transfer ke rekening Osin (DPO). Semua keterangan saksi dari kepolisian selaku penagkap, dibenarkan oleh kedua terdakwa.

Sidang akan dilanjutkan Rabu pekan depan d Ngan agenda tuntutan dari JPU.

Diketahui, bahwa terdakwa I Eko Prasetya bin M.Jaenuri dan terdakwa II Mohammad Rafli Romadhoni bin Asmuri, pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 sekira jam 19.48 wib. Bertempat di Depan SMKN 5 Surabaya Jl. Mayjen Prof Dr. Moestopo Kecamatan Gubeng Surabaya ” tanpa hak dan melawan hukum melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan Prekusor Narkotika menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu."

Pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 sekira pukul 19.00 Wib bertempat di Jl. Karah Jambangan Surabaya, terdakwa Eko dan terdakwa Rafli dan Daniel (DPO) berencana pesta sabu sabu. Dengan patungan masing masing 500 ribu sehingga terkumpul uang 1 juta.

Selanjutnya terdakwa II bertugas beli sabu di Osin (DPO) dengan harga 1 juta mendapat 1 gram sabu.

Selanjutnya terdakwa II menyuruh Daniel (DPO) mentransfer ke rekening Osin. Dan sabu diambil di depan SMKN 5 Surabaya Jl. Mayjen Prof Dr. Moestopo Kecamatan Gubeng Surabaya.

Selanjutnya terdakwa II membawa sabu ke rumahnya di jalan Karah Jambangan Surabaya. Lalu bertiga memakai sabu sabu tersebut. Terdakwa I ditangkap oleh saksi Abdullah dan saksi Arfanda anggota Polisi.

Saat melakukan penggeldahan ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,58 gram sisa memakai.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper