suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kepala Desa Petisbenem Didemo Warganya, Tuntut Tanah Negara Dikembalikan.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Gresik, suara-publik.com - Warga Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan yang bersatu dalam wadah GMP (Gerakan Masyarakat Petis) menggelar aksi dengan konvoi dan orasi mengelilingi dusun petis dan berakhir di balai desa desa.

Aksi tersebut dilakukan karena warga meminta Kepala Desa Nursyahid untuk menjelaskan dan mengklarifikasi status aset status Tanah Negara yang konon dijual ke perorangan.

Akhmed Khusaini, Korlap Aksi menyampaikan, aksi Demo warga ini menuntut tanah desa yang telah dijual sepihak oleh Kepala Desa agar dikembalikan ke desa. “Kami ingin tanah yang sudah di perjual belikan secara sepihak oleh kepala desa harus kembali kepada desa, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Khusaini.

Lontaran orasi yang dilakukan oleh peserta aksi akhirnya membuat kepala desa Nursyahid menemui Massa. Audiensi pun digelar dengan beberapa pihak di antaranya Kepala Desa, BPD, Polsek, Koramil, Satpol PP dan 5 perwakilan peserta aksi.

Setelah hampir satu jam audiensi akhirnya diketahui bahwa status tanah yang sudah dijual secara sepihak itu telah dicabut dan dikembalikan kepada masyarakat untuk kepentingan umum. "per tanggal 1 april sebenarnya sudah saya batalkan itu," ungkap Nursyahid. Jumat (8/10).

Beberapa poin hasil Audensi yang dibacakan oleh Kades Nursyahid diantaranya, Bahwa tanah negara seluas 3224 meter persegi, diminta oleh masyarakat desa Petisbenem demi kepentingan bersama dan diperuntukan untuk kepentingan umum.

Tanah atas nama H. Qusairi seluas kurang lebih 11.000/m2 yang terletak di desa Petisbenem yang berupa SHM ditempuh jalur pra-TUN.(imam/wahyu).

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper