suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tingkatkan Kepekaan dan Kemampuan Kader, DPD II Golkar Gelar Pendidikan Politik dan Pelantikan AMPG DAN KPPG Surabaya.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya, Suara Publik.com - Upaya dalam meningkatkan kepekaan dan kemampuan para kader sayap, DPD Golkar menggelar pendidikan politik sekaligus melantik pengurus AMPG (Angkatan Muda Pengurus Golkar) dan KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar).

Acara pengukuhan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yang digelar di Hotel Wyndita, di Jl. Basuki Rahmad, Surabaya berlangsung tertib dan tenang. "Kita tingkatkan kepekaan, kita tingkatkan kemampuan kader tentang potensi cara berkampanye pemilu 2024 mendatang," ujar Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni, saat di temui awak media (15/11/2020).

Menurut A. Fathoni, kalau konstribusi dalam pilwali adalah semua kader dalam setiap jenjang yang di organisasi sayap maupun di organisasi pendiri dan yang didirikan sampai tingkat pimpinan kecamatan dan kelurahan itu wajib memenangkan paslon 2 (Machfud dan Mujiaman) "Itu instruksi yang tidak bisa di tawar-tawar lagi dan alhamdulillah sejauh ini, kami menunjukkan konsistensi dan komitmen itu tanpa ada persoalan polemik internal. Itu satu dalam persoalan pilwali, " tegas Arif Fathoni.

Sejauh ini, Fahtoni mengatakan, setiap partai politik yakin mempunyai keinginan untuk menang dan menambah kursi dari pemilu sebelumnya. "Lah itu, sejak awal saya berkeinginan bahwa untuk merealisasikan tujuan itu harus bisa dipersiapkan dan direncanakan," ujarnya.

Lebih jauh Fathoni mengatakan, semua kegiatan-kegiatan hari ini (Golkar) sampai 2 tahun mendatang memang fokus pada upgreating kemampuan kader terlebih dahulu. Sebab, dalam setiap pemilu tantangannya berbeda-beda. "Kalau hal itu tidak di persiapkan sejak dini maka kita akan sedikit gagap dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang." paparnya.

"Baru pada tahun ke 3 dan ke 4 kita kemudian berjalan untuk kepentingan-kepentingan rakyat. Sehingga step by step, mudah-mudahan mereka bisa menjadi vouter dalam pemilu 2024," tambah anggota komisi A Surabaya ini.

Fathoni menjelaskan, sedangkan AMPG dan KPPG adalah kader dalam masa periode baru. Sehingga membutuhkan waktu untuk pencapaian yang ideal.

"Memang idealnya seperti itu, karena ini masih periode baru, KPPG dan AMPG baru kita kukuhkan hari ini, maka kami berharap dalam waktu 6 bulan mendatang, KPPG dan AMPG sudah membentuk di tingkat kecamatan. Sehingga proses konsolidasi berjalan dan mesin politik bisa efektif," pungkasnya. (Dre)

Editor :