suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Privasi Tamu, Faktor Utama Prosedur Keamanan Hotel Fave

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
General Manager Fave Hotel Manahan Solo dan Solo Baru, Ika Florentina., S.Ikom
General Manager Fave Hotel Manahan Solo dan Solo Baru, Ika Florentina., S.Ikom

SOLO (Suara Publik)- Privasi dan kenyamanan tamu adalah faktor utama prosedur keamanan manajemen Hotel Fave. Sehingga Hotel Fave menempatkan sejumlah personil keamanan dan fasilitas kamera keamanan atau closed circuit television (CCTV) yang menyala 24 jam. Hal ini untuk mengantisipasi tindak pidana, seperti: prostitusi online, penyalahgunaan narkoba dan trafficking (perdagangan manusia).

 

Menurut General Manager Fave Hotel Manahan Solo dan Solo Baru, Ika Florentina., S.Ikom, manajemen menanamkan ke semua staf Hotel Fave untuk berpikiran serius, bertanggung jawab dan stabil. Ika melanjutkan, manajemen Fave Hotel menegaskan kepada semua karyawan, karyawati dan keamanan, wajib siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi dan menanggulangi kemungkinan masalah yang terjadi. “Kami menanamkan is something happen by how to ready  twenty four hours. Misalnya, ditemukan pengunjung yang sikapnya mencurigakan di salah satu kamar, seketika pasti keamanan hotel Fave langsung merapat ke kamar. Disusul MOD (Manager on duty – Manajer yang bertugas) dan saya pasti tahu,” terang Ika Florentina kepada wartawan, Minggu (27/12/2020), di Hotel Fave, Jl. Adi Sucipta No. 60, Solo, Jawa Tengah.   

 “Kami selama ini juga menjalin kerja sama dengan Babinsa (Bintara pembina desa) Polsek setempat,” ungkap Ika Florentina kepada media, Minggu (27/12), di Hotel Fave, Jl. Adi Sucipto No. 60, Solo, Jawa Tengah. Ika menjelaskan, Hotel Fave berlokasi di Jl. Adi Sucipto No. 60 dan Jl. Ir. Soekarno, Solo Baru memiliki SOP (Standart Operation Procedur) pengamanan yang sangat baik.  “Dalam hal tindak pidana, Hotel Fave adalah sebatas TKP. Ketika aparat penegak hukum ada TO (target operasi) di Fave Hotel. Kami pastikan, pihak Fave Hotel bisa bekerja sama dengan pihak penegak hukum,” jelas Ika yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah Indonesian Hotel General Manager Association (DPD IHGA) Jawa Tengah. 

Ika menambahkan,  dirinya selalu menekan saat on duty untuk para manajer Hotel Fave Manahan Solo dan Solo mengacu SOP yang mengutamakan privasi tamu. “Misalnya, jika ada TO di salah satu kamar. Pertama-tama, pihak kepolisian harus menunjukan surat perintah dulu. Lalu, kita bantu menyelesaikan dengan cepat didampingi Babinsa,” tegas Ika

“Yang penting prosedur operasi dari kepolisian tidak mengganggu kenyamanan tamu atau privasi tamu lainnya,” tegas tutup Ika. (dwi)

Editor :