suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Polres Gresik, Gelar Operasi Yustisi dan Penegakan Prokes Berbasis Komunitas.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

GRESIK (Suara Publik) - Polres Gresik melalui Polsek Balongpanggang menggelar kegiatan operasi Yustisi dan penegakan Prokes berbasis komunitas bersama TNI dan Satpol PP atau Trantib kecamatan Balongpanggang bertempat di jalan raya Desa Dapet Balongpanggang kabupaten Gresik pada Senin (4/1/2021).

Kegiatan operasi yustisi dan penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas ini diikuti 2 personil dari anggota Polsek Balongpanggang dan 2 personil dari anggota TNI.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan, bahwa pelaksanaan operasi yustisi dan penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas mengacu pada pelaksanakan kegiatan serentak di wilayah Kabupaten Gresik dengan pertimbangan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat. Untuk tetap mengikuti protokol kesehatan didalam masa pandemi Covid-19.

Kemudian, lanjut, Kapolsek Balingpanggang," Bahwa pelaksanaan operasi yustisi dan penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas juga mengacu pada  Instruksi Presiden RI Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Virus Corona." 

Lalu, Perda Gubernur Jatim Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas perda Provinsi Jatim nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat dan Perbup Gresik Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pedoman masa transisi menuju tatanan normal baru pada kondisi pandemi Virus Corona (Covid-19).  

Adapun Sasaran Pelaksanaan Operasi Yustisi  yaitu pengendara kendaraan baik R2 dan R4 yang tidak memakai masker dan atau memakai masker dengan tidak benar atau tidak menutupi hidung dan mulut, tutur AKP Tulus.

Pada operasi yustisi dan penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas kali ini dengan sasaran  pengguna jalan terjaring 23 Pelanggar yang tidak menggunakan masker.

Mereka mendapat sanksi berupa tindakan sosial atau fisik, membersihkan fasum dan mengucapkan Pancasila ada 7 orang dan teguran simpati kepada 16 pelanggar yang tidak menutup hidung dengan benar  serta orang tua. Sementara untuk sanksi tipiring dan tindakan administrasi nihil. (imam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper