suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jual HP Curian di Pasar Maling, Susana dan Ramlan Diadili.

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Susana Indrawati dan terdakwa Ramlan Biki, menjalani sidang diruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya , secara online.
Foto: Terdakwa Susana Indrawati dan terdakwa Ramlan Biki, menjalani sidang diruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya , secara online.
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (Suara Publik.com) - Sidang perkara pencurian Handphone, dengan terdakwa Susana Indrawati dan terdakwa Ramlan Biki, digelar diruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya , secara online.Kamis (07/01/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati,SH dari Kejari Surabaya, membacakan dakwaan kepada kedua terdakwa. Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke -4 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dalam persidangan JPU belum dapat menghadirkan para saksi, maka sidang ditunda Kamis pekan depan dengan agenda saksi.

Hakim Ni Made Purnami menunda persidangan dan sidang ditututp dengan ketokan palu.

Diketahui, terdakwa Susana Indrawati binti Samsudin (alm) bersama dengan terdakwa Ramlan Biki binti Ruben (alm). Pada hari pada hari Minggu tanggal 04 Oktober 2020, pukul 17.0 Wib di toko Pakaian Exsekutif di Pakuwon Mall, dan Pada hari Jumat tanggal 09 Oktober 2020 sekira pukul 18.36 WIB bertempat di Toko Pakaian “ UNIQLO Pakuwon Mall PTC.

Awalnya terdakwa Susana sudah berniat untuk melakukan pencurian dengan Ramlan Biki kakak iparnya. Berangkat bersama dari Jalan Pacar Kembang 4/44C Surabaya, menuju Mall PTC,menggunakan angkutan online.

Sampai di Mall PTC, langsung mencari sasaran toko yang ramai pengunjung mencari Target Handphone, di toko UNIQLO, Susana memberi kode kepada Ramlan, saat melihat saksi korban Ika Saputri Nur Fatmawati membawa Handphone Vivo ditaruh dalam tas ransel yang digendong dipunggung.

Terdakwa Ramlan berperan mengalihkan perhatian korban, sementara terdakwa Susana membuka resleting tas korban mengambil Handphone tersebut Setelah berhasil mencuri, kedua terdakwa meninggalkan Mall PTC.

Selanjutnya menggunakan taxi online menuju pasar maling wonokromo, dan menjual Handphone curian seharga 300 ribu, uang hasil penjualan HP dibagi rata masing masing 150 ribu.

Sebelumnya kedua terdakwa pada tanggal 4 Oktober 2020, juga sudah berhasil mencuri HP IPhone milik korban Erys Surveyatmini, juga di Mall PTC, Toko pakaian Eksekutif.

Barang tersebut dijual dengan harga 1 juta, uangnya dibagi rata berdua. Pada hari sabtu tanggal 10 Oktober 2020, kedua pelaku, mencoba kembali mencari sasaran HP yang akan dicuri, di Toko Pakaian Eksekutif, namun saat mereka keluar dari toko tersebut ditangkap security dan diamankan ke posko dan setelah diinterogasi, para terdakwa mengakui semua perbuatannya.

Selanjutnya terdakwa berikut barang bukti dibawa ke kantor Polsek Wiyung untuk proses lebih lanjut.

Akibat perbuatan Para terdakwa, saksi Ika Saputri Nur Fatmawati pemilik HP Vivo,mengalami kerugian sebesar Rp. 2.300.000,- Dan saksi Erys Surveyatmini pemilik HP IPhone, mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 8.000.000,-

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper