suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jual 2 Gram Sabu di Pom Arjuno, Ramli dan Fahruddin Divonis Minimal 4 Tahun Penjara, Denda 1 Miliar

avatar suara-publik.com
Foto: Persidangan perkara sabu 2 gram dengan terdakwa Romi Ramli dan Fahruddin, diruang Candra PN.Surabaya, secara Vidio call.
Foto: Persidangan perkara sabu 2 gram dengan terdakwa Romi Ramli dan Fahruddin, diruang Candra PN.Surabaya, secara Vidio call.
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (Suara Publik) - Sidang perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 2 gram, dengan terdakwa Romi Ramli alias Cilik bin Mat Ramli dan terdakwa Muhammad Fahruddin bin Syamsul Arifin, diruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,secara online.

Agenda pembacaan amar putusan oleh Hakim Johannis sebagai ketua majelis, Mengadili, Menyatakan "Perbuatan terdakwa menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I bukan tanaman."

Menghukum terdakwa Romi Ramli dan terdakwa Muh.Fahruddin, dengan pidana 4 tahun penjara , denda 1 Miliar, subsider 1 bulan penjara.

Dakwaan kedua Jaksa, sebagaiman diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (04/02/2021). Dikurangkan seluruhnya selama terdakwa dalam penjara, menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan.

Menyatakan barang bukti berupa 2 gram sabu, dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih ringan 2 tahun, dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bunari,SH dan Basuki Wiryawan,SH, dari Kejati Jatim, yang menuntut para terdakwa dengan 6 tahun penjara, denda 1 Miliar, subsider 3 bulan penjara.

Diketahui, terdakwa Romi Ramli alias Cilik bin Mat Ramli dan terdakwa Muhammad Fahruddin bin Syamsul Arifin, pada hari Kamis tanggal 09 Juli 2020 sekitar pukul 21.00 wib, Bertempat di pom bensin Arjuno Jalan Sawahan No. 80 Surabaya.

Pada hari Kamis tanggal 09 Juli 2020 sekitar pukul 21.00 wib saksi M.Riswanbdan saksi Bryan anggota Ditresnarkoba Polda Jatim, melakukan penangkapan terhadap terdakwa Rami Ramli sedang berdiri di samping motor dan terdakwa Muh. Fahruddin duduk disamping motor, keduanya sedang menunggu pemesan sabu, dilakukan penggeledahan atas terdakwa Romi Ramli ditemukan, 1 bungkus rokok di dalamnya berisi 1 poket narkotika jenis shabu dengan berat kotor 2 gram digenggam di tangan kanannya, 1buah HP 1Motor honda Scoopy sedangkan pada terdakwa Muh.Fahruddin ditemukan 1 HP.

Pada Kamis 09 Juli 2020, teman Romi Ramli memesan sabu 2 gram, Romi menanyakan dulu kepada terdakwa Muh.Fahruddin, disuruh menunggu.

Terdakwa Fahruddin mengatakan barang sabunya ada 1 gram harga 1,250 juta. dan disuruh menunggu. Pemesan barang mrngajak bertemu dipom bensin Arjuno. Terdakwa menanyakan kepada terdakwa Fahruddin apakah barang sabunya sudah ada, barang sabu ada sekitar jam 20.30 wib.

Sabu 2 gram oleh kedua terdakwa diletakan di dasboard motor Honda Scoopy. Lalu keduanya menuju ke Pom bensin Arjuno. Sesampainya di pom Arjuno, kedua terdakwa menunggu datangnya pemesan sabu. Namun keburu ditangkap polisi.

Perbuatan sebagaiman diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper