suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BNNP Jatim, Musnahkan 4,1 Kg Ganja dan 301 Butir Pil Ekstasi

avatar suara-publik.com
Foto by Samuel: Atas-Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim, Kombes Pol. Monang Sidabukke saat akan memusnakan narkoba. Bawah-BNNP JATIM, saat Releas bersama pejabat lainnya.
Foto by Samuel: Atas-Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim, Kombes Pol. Monang Sidabukke saat akan memusnakan narkoba. Bawah-BNNP JATIM, saat Releas bersama pejabat lainnya.
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) memusnahkan 301 butir pil ekstasi dan ganja seberat 4,1 kilogram. Dua jenis narkoba tersebut merupakan barang bukti kasus peredaran narkoba yang diamankan Kantor Bea Cukai Juanda.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim, Kombes Pol. Monang Sidabukke menjelaskan, seluruh barang bukti itu diamankan dari tiga tersangka, masing-masing TRS, AM dan MC. Untuk tersangka TRS, yang bersangkutan ditangkap BNNP Jatim pada 12 Desember 2020 saat mengambil paket di kantor J&T Express di Jalan Arjuno Nomor 86 Sawahan Surabaya.

100%100%

"Pada penangkapan tersebut, kami mengamankan ganja total berat 1,73 kg yang dibungkus dalam sebuah kardus cokelat," katanya, Selasa (9/3/2021).

Sedangkan tersangka AM ditangkap petugas BNNP Jatim di kantor ekspedisi Ninja Expres di Taman Ruko Type Newton Jalan Raya Trosobo, Sidoarjo. Setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan satu paketan kardus. "Setelah dibuka, kardus itu berisi ganja dengan berat masing-masing 978 gram dan 960 gram," jelas Monang.

Tersangka AM mengakui disuruh temannya MC untuk mengambil kiriman paket yang sudah diketahuinya berisi ganja. Tersangka sebelum mengambil paket tersebut sebelumnya sudah dihubungi melalui pesan Whatsapp dan diberikan upah uang sebesar Rp100.000 setiap pengambilan.

"Tersangka MC juga ditangkap tak jauh dari lokasi penangkapan AM," imbuhnya. Setelah itu, petugas BNNP Jatim lalu melakukan pengembangan dan penggeledahan terhadap tersangka MC di rumahnya di Krian, Sidoarjo.

Saat itu, petugas menemukan ganja yang tersimpan di dalam laci lemari plastik dalam kamarnya ada 6 bungkus ganja dengan jumlah berat masing-masing 79 gram, 76 gram, 84 gram, 80 gram, 80 gram dan 28 gram.

"Tersangka MC mengakui mendapat kiriman paketan ganja tersebut dari temannya PND yang saat ini ada di Lapas Porong," pungkasnya. Selain memusnahkan narkotika jenis ganja, BNNP Jatim juga memusnahkan barang bukti berupa 212 butir pil ekstasi.

Penyelundupan pil ekstasi tersebut digagalkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, dan Kantor Pos Juanda, Sidoarjo.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper