suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jaga Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Pemdes Diponggo Bersama DM Unibraw Gelar Pelatihan

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Gresik, (suara-publik.com) - Agar terjaga ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19, Pemdes Diponggo bersama Tim Doktor Mengabdi (DM) Universitas Brawijaya Malang, yang diketuai Budi Waluyo, beserta Sukandar, dan Sugiono, memberikan pelatihan pembibitan dan workshop budi daya sayuran bagi warga Desa Diponggo, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Melalui program Pekarangan pangan Lestari (P2L), setiap keluarga yang ada di desa Diponggo bisa memiliki kebun sayur di pekarangan rumahnya agar dapat memenuhi kebutuhan sayur secara mandiri.

“memberikan pelatihan pembibitan dan workshop budi daya sayuran, tim juga melakukan kegiatan pendampingan, workshop pencegahan hama tanaman, perbaikan kebun bibit desa serta perluasan kawasan rumah pangan lestari,” kata Budi Waluyo.

Budi menambahkan program P2L yang sudah dilakukan sejak bulan Agustus 2020 hingga Desember 2020 ini dilakukan dengan pembuatan kebun sayur yang dilaksanakan menerapkan Participatory Rural Appraisal (PRA).

“PRA melibatkan masyarakat dalam mengamati, merencanakan, dan melaksanakan program sehingga muncul kemandirian dan kekuatan mengelola. Kegiatan ini dilaksanakan berupa aktivitas persiapan lahan, penanaman hingga panen,” ungkapnya.

Rosabela, mahasiswa magang dari Jurusan budidaya pertanian Fakultas Pertanian UB yang menjadi koordinator lapang P2L pada kegiatan DM Bawean menyebutkan kebun sayur didesain atas dasar partisipasi masyarakat Diponggo menyediakan kebutuhan sayuran sehat dan menyehatkan secara mandiri yang dihasilkan di pekarangan.

Pemdes Diponggo melalui Sekretaris Desa Diponggo, Nur Azizah, berharap program P2L di Desa Diponggo bisa menjadi pionir masyarakat Bawean dalam upaya menyediakan sayuran dan pangan sehat bergizi dari pekarangan untuk kebutuhan sendiri serta mendukung pariwisata di Pulau Bawean. "Karena masa pandemi kebutuhan gizi warga harus tetap terpenuhi untuk menunjang imunitas," pungkasnya.(suhadak)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper